Kondisi Ini yang Jadi Penyebab Seseorang Bisa Terus Berbohong

Pembohong patologis ini mungkin tidak menyadari bahwa mereka berbohong separuh waktu, karena tidak menyadarinya.

Kondisi Ini yang Jadi Penyebab Seseorang Bisa Terus Berbohong
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di usia tiga atau empat tahun, manusia akan mulai berbohong.

Pada titik ini dalam perkembangan otak seseorang, belajar bahwa ada alat yang sangat serbaguna dan kuat, yaitu bahasa.

Bahasa dapat digunakan untuk dapat benar-benar 'bermain' dengan kenyataan dan memengaruhi hasil dari apa yang terjadi.

Cepat atau lambat, Moms belajar bahwa berbohong itu "buruk," dan seharusnya tidak dilakukan.

Tetapi ada satu kondisi yang mau tak mau diamini bahwa semua orang kadang-kadang harus berbohong.

Tetapi beberapa orang adalah pembohong patologis, yang berarti mereka tidak bisa berhenti menyebarkan informasi yang salah tentang diri mereka sendiri dan orang lain.

Alasan psikologis mengapa beberapa orang seperti ini memang menjadi misteri.

Tetapi, kebohongan patologis merupakan gangguan di dalam dirinya sendiri, serta gejala gangguan kepribadian, seperti psikopati dan narsisme.

"Saya pikir itu berasal dari cacat pada jaringan saraf tentang hal apa yang menyebabkan kita memiliki belas kasih dan empati," kata psikiater Judith Orloff, penulis 'The Empath's Survival Guide'.

"Karena narsisis, sosiopat, dan psikopat memiliki apa yang disebut gangguan kekurangan empati, yang berarti mereka tidak merasakan empati dengan cara kita," tambahnya.

Halaman
123
Tags
bohong
Editor: Rine Araro
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help