Tajuk Tamu - Alam Sebagai 'Rumah Kita Bersama'

Bumi tempat kita hidup telah mengalami perusakan yang semakin hari semakin parah yang meprihatinkan dan mengancam kehidupan

Tajuk Tamu - Alam Sebagai 'Rumah Kita Bersama'
Ist
Laurensius Benny Rahangmetan MSC 

Melalui kedekatan itu, manusia perlu membangun keseimbangan antara kehidupan dan seluruh aktivitasnya dengan seluruh kehidupan lain yang ada di sekitarnya.

Manusia diajak untuk kembali menyatu dengan tempat hidupnya yang selama ini telah disingkirkan, dirampas, dan dirusak oleh pola hidup eksploitatif.

Prinsip di atas didukung pula oleh konsep bumi sebagai rumah yang memberikan perlindungan dan jaminan kesejahteraan serta keamanan kepada manusia.

Rumah itu perlu dijaga dan dirawat dengan sebaik mungkin agar selalu layak untuk ditempati dan menunjang keberlangsungan setiap kehidupan yang ada di dalamnya secara ekologis.

Pemahaman yang demikian kiranya menghantar kita pada sebuah perubahan paradigma yang memandang alam sekitar bukan sebagai instrumen belaka yang tak memiliki nilai apa-apa, melainkan sebuah tempat berlindung, yang memberikan kepada kita kehidupan dan kesejahteraan.

Tempat itu ialah oikos, rumah, habitat, alam tempat tinggal kita. Itulah rumah yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita.

Maka, alam tidak lain adalah rumah kita bersama.

Maka yang paling penting adalah mengubah paradigma.

Kekeliruan di masa lalu bahwa alam dipandang hanya sebagai instrumen belaka perlu untuk dikoreksi.

Alam memiliki nilai pada dirinya.

Halaman
1234
Editor: Ferra Faradila Rizki
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved