Debat Publik III Digelar 21 Juni 2018, KPU Mentahkan Usulan JS-Oke 22 Juni 2018

Pelaksanaan debat publik III yang terjadwal pada 12 Juni 2018, akhirnya ditunda pada 21 Juni 2018 diputuskan dalam rapat yang digelar KPU Mitra.

Debat Publik III Digelar 21 Juni 2018, KPU Mentahkan Usulan JS-Oke 22 Juni 2018
TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Penandatanganan dan penyerahan berita acara‎ pada Rapat Koordinasi Penundaan Jadwal Debat Publik III di KPU Mitra, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - "Kalau kampanye rapat umum terbuka tidak masalah tidak dilakukan, namun kalau Debat publik harus dilakukan. Kalau tidak hadir harus ada pemberitahuan resmi karena sakit," kata komisioner Komisi pemilihan umum (KPU) Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara.

Hal itu disampaikannya saat menggelar rapat koordinasi perubahan jadwal kampanye debat publik III, pemilihan bupati dan wakil bupati Mitra tahun 2018, di ruang rapat Jumat (7/6/2018).

Dihadiri perwakilan pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Mitra James Sumenda-Jesaja Jocke Legi (JS-Oke), Kompol Semmy Pandelaki Kapolsek Ratahan mewakili kapolres Minsel dan Dolly Van Gobel Panwas Mitra.

Pelaksanaan debat publik III yang terjadwal pada 12 Juni 2018, akhirnya ditunda pada 21 Juni 2018 diputuskan dalam rapat yang digelar KPU Mitra.

Menurut Aske Benu ketua KPU Mitra, sesuai mekanisme ketika ada perubahan dalam tahapan jika dimungkinkan oleh aturan, akan dibahas dalam rapat koordinasi.

"Dalam rakor tersebut dibahas, dibicarakan dan putuska untuk penundaan akan di putuskan kapan tanggal penundaan," kata Benu.

Fanny Wurangian komisioner KPU Mitra Divisi SDM dan partisipasi masyarakat, menindak lanjuti surat dari paslon dan tim kampanye, mengajukan permohonan pemrintaan penundaan pelaksanaan debat publik III.

"Penundaan pelaksanaan dengan memperhatikan kearifan lokal karena ada hari ulang tahun (HUT) pekabaran injil dan pendidikan kristen dan masih dalam suasana ibadah puasa," jelas Fanny meneruskan surat permohonan dari paslon JS-Oke.

Dasar inilah membut tim paslon meminta penundaan tanggal 22 Juni 2018 atau H-1 akhir pelaksanaan tahapan kampanye.

Ketua KPU Aske Benu menambahkan seyogyanya tetapkan tahapan berdasarkan kesepakatan, dan ketika ada permohonan yang menjelaskan tentang kearifan lokal, permohonan ini perlu dipertimbangkan.

"Jadi kami KPU Mitra tidak serta merta menerima surat permohonan dari paslon, harus ada kesepakatan waktunya," jelas Aske.

Menurutnya reins waktu dan tanggal yang ada untuk hari raya idul fitri 15 dan 16 Juni 2018, kemudian kegiatan-kegiatan lainnya yang tidak boleh ditinggalkan. Kemudian ada pertimbangan khusus tanggal 22 Juni 2018 ada pengepakan logistik yang sudah seharusnya siap didistribusi.

Akhir kampanye 23 Juni 2018, masuk tanggal 24 sampai 25 Juni sudah masa tenang disaat bersamaan dilakukan distribusi logistik.

Jika digelar pada Jumat (22/6/2018) tidak ada waktu bagi KPU untuk persiapkan distribusi logistik.

"Diputuskan tanggal 21 Juni 2018 untuk debat publik ke II, karena tanggal 18 Juni hari terakhir verifikasi vaktual DPD dan tanggal 19 Juni harus diselesaikan verifikasi DPD," tandasnya.(Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved