Alamak! Penerima PKH di Minahasa Harus Memberikan Uang Ini ke Oknum Pendamping

Penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Minahasa, khususnya di Kecamatan Tompaso, keluhkan beberapa oknum pendamping.

Alamak! Penerima PKH di Minahasa Harus Memberikan Uang Ini ke Oknum Pendamping
TRIBUN MANADO/FERDINAND RANTI
Royke Kaloh 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Minahasa, khususnya di Kecamatan Tompaso, keluhkan beberapa oknum pendamping.

Mereka sering meminta uang kepada warga penerima bantuan.

Menurut informasi dari salah satu warga yang juga penerima bantuan, di Kecamatan Tompaso yang enggan namanya dipublikasikan mengatakan, mereka (pendamping, red) tak segan-segan datang ke rumah untuk meminta uang kepada penerimah PKH.

"Mereka langsung datang ke rumah pada saat mereka tahu kalau kita sudah cair," katanya.

Ia juga menjelaskan pungutan ini sudah berlangsung lama.

Bahkan setiap tiga bulan ketika pencairan sudah ada, para pemungut tersebut selalu mendatangi rumah-rumah warga yang menerima untuk meminta uang capek.

"Bantuan ini kan diperuntukkan bagi warga kurang mampu, para pendamping kan sudah ada gajinya, kenapa mesti lagi meminta kepada warga yang kurang mampu? Walaupun jumlah uang yang diminta tidak terlalu banyak, tapi kalau banyak terkumpul bisa mencapai jutaan rupiah," kata dia lagi.

Bahkan menurut informasi dari beberapa warga di kecamatan lain, mereka mengatakan pungli ini sudah menjadi kebiasaan atau hampir di semua desa para pendamping melakukan hal yang sama.

Kepala Dinas Sosial Minahasa Royke Kaloh, ketika di konfirmasi langsung membantah hal tersebut.

"Karena penyaluran bantuan PKH ini langsung ke rekening penerima," katanya.(Tribunmanado.co.id/Ferdinand Ranti)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help