Wali Kota Tomohon Buka Pelatihan Bela Negara di Aula Home Stay

Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak saat membuka Pelatihan Bela Negara yang diadakan di Aula Home Stay

Wali Kota Tomohon Buka Pelatihan Bela Negara di Aula Home Stay
TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI
Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak saat foto bersama pada pembukaan Bela Negara 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti

TOMOHON, TRIBUNMANADO.CO.ID - Menjadikan Indonesia tetap majemuk namun bersatu di era demokrasi seperti saat ini merupakan tantangan terbesar yang ada.

Menghadapi tantangan ini bela negara tidak lagi bersifat fisik, tetapi lebih pada pembangunan visi dan semangat warga negara, untuk membela karunia Tuhan yang diberikan kepada Indonesia yakni keberagaman seperti yang tertuang dalam Slogan "Bhineka Tunggal Ika", Hal tersebut disampaikan Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak saat membuka Pelatihan Bela Negara yang diadakan di Aula Home Stay.

Kegiatan ini dihadiri oleh para Narasumber Pejabat Perwakilan Kementrian Pertahanan Republik Indonesia Wilayah Sulawesi Utara Kolonel Kavaleri Tri Agus Suwanto, Dandim 1302 Minahasa Letkol Infantri Nixon Purnama STh, Kapolres Tomohon AKBP I Ketut Agus Kusmayadi SIK, Danramil Tomohon Kapten Infantri Sulistiyo, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Kota Tomohon Theodorus Paat SIP, jajaran pemerintah Kota Tomohon dan peserta dari perwakilan SMA/SMK se Kota Tomohon.

Lanjut Walikota pada tanggal 1 Juni 2018 kita baru saja memperingati Hari Lahirnya Pancasila, yang merupakan hasil dari kesatuan proses dan merupakan wujud dari jiwa besar para Founding Fathers dan para pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara.

Atas nama pemerintah Kota Tomohon menyambut baik disertai rasa bangga atas pelaksanaan kegiatan ini, sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mempertebal patriotisme.

Indonesia adalah negara yang besar, yang memiliki bermacam-macam Suku Bangsa, Agama, Bahasa, Kepercayaan dan Adat Istiadat.

Hal tersebut menunjukan bahwa bangsa Indonesia memiliki potensi kekuatan budaya yang beragam, sehingga dapat mewarnai peradaban dunia.

"Mariah kita wujudkan cinta tanah air dengan sikap menjauhi tindakan yang dapat merugikan negara dan bangsa, di tengah keinginan segelintir kelompok dan individu yang menghendaki Indonesia menjadi negara berdasarkan nilai dan prinsip kelompok dan keyakinan tertentu. Cinta dan bangga terhadap keanekaragaman pun merupakan bentuk lain dari sikap bela negara. Sikap untuk selalu mensyukuri dan membela keragaman Indonesia adalah bagian dari nilai-nilai bela negara yang relevan untuk selalu digelorakan saat ini," kata Eman.

Selanjutnya diadakan penanaman pohon secara simbolis oleh Walikota beserta narasumber dan akan diikuti oleh peserta di titik-titik yang telah disiapkan.

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help