Tajuk Tamu - Refleksi HUT PMKRI

Memasuki usianya yg ke 71, PMKRI sangat membutuhkan generasi yang Nasionalis dan Patriot sebagai dasar pijakan dlm kehidupan bermasyarakat

Tajuk Tamu - Refleksi HUT PMKRI
Ist
Imanuel Tular 

Oleh: Imanuel Tular (Mantan Ketua Presidium PMKRI Pengurus Pusat)

PMKRI Memasuki usianya yg ke 71 Dirgahayu PMKRI  Nasional ST THOMAS AQUINAS dan PMKRI Cabang Manado ke 61 proses pengkaderan harus bisa ditingkatkan dan dalam kaitan dengan Motto PROECCLESIA ET PATRIA.

100% KATOLIK DAN 100% warga negara yang setia pada NKRI dan Idiologi Pancasila, Oleh karena Negara Indonesia saat ini sangat membutuhkan generasi yang sungguh-sungguh Nasionalis dan Patriot yang memiliki iman kerohanian yang kuat sebagai dasar pijakan dalam kehidupan bermasyarakat.

Mengingat tantangan kedepan Bangsa dan Gereja akan berhadapan dgn Ideologi asing maupun kelompok yang menginginkan Indonesia menjadi Negara Khilafah serta adanya Pergeseran Nilai-nilai yang cenderung membahayakan jati diri warga Gereja dan Warga Bangsa Indonesia.

Apalagi dibeberapa Perguruan Tinggi telah menjadi tempat bibit-bibit penganut paham radikal yang menggerogoti Civitas Akademika Kampus.

Maka sebagai Kader Bangsa dan Gereja harus berani menyuarakan kebenaran dan keadilan.

Berani berkata Benar dan berani untuk menolak yang salah dan yang tidak adil.

Peningkatan capacity building penting sekali. Namun peningkatan kemampuan ini harus diikuti dengan pemahaman Nasionalisme Kebangsaan yang kuat dan memahami paham Kebhinekaan kemajemukan tetapi Satu dalam bingkai NKRI dan Wawasan yang berdasarkan Pandangan Hidup Bangsa Pancasila.

Terkait dengan Semboyan PMKRI “Religio Omnium Scientiarum Anima” dikenal dgn singkat ROSA dalam bahasa Indonesia.

Agama adalah Pusat dari Ilmu Pengetahuan.

Ini penting dipahami bahwa Nilai-nilai Religius dengan Prinsip dasar Iman Kristiani Katolik yang menjadikan Yesus Kristus adalah teladan harus terinternalisasi pada setiap Anggota PMKRI baik sebagai Anggota Aktif maupun sebagai Anggota Penyatu.

Hal ini penting karena perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di era Zaman Now atau Era Milenia dan Globalisasi selain menjadi positif bagi penguasaan IPTEK tetapi juga akan menjadi efek negatif jika Anggota PMKRI maupun sebagai warga negara tidak mempunyai pemahaman Iman dan penghayatan Iman yang kuat sesuai ajaran dalam Gereja Katolik, serta pemahaman dari semua ilmu pengetahuan yang sudah diperoleh dari bangku kuliah atau lewat pendidikan formal dan non formal.

Dalam PMKRI ada 3 Benang Merah yang dikenal yaitu Kristianitas, Intelektualitas dan Fraternitas.

3 Benang merah ini harus dapat dilakukan dalam setiap proses pembinaan di PMKRI sehingga ketika terjun ke masyarakat ada sesuatu yang menarik dari setiap kader PMKRI.

Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help