Komitmen Lestarikan Hewan Dilindungi, Pemkab Minsel Lepas Ikan Duyung dan 2 Ekor Penyu ke Laut

Pelepasan duyung dan penyu tersebut berlangsung, Rabu (6/6/2018) kemarin oleh Pemkab Minahasa Selatan di Desa Wawontulap.

Komitmen Lestarikan Hewan Dilindungi, Pemkab Minsel Lepas Ikan Duyung dan 2 Ekor Penyu ke Laut
Istimewa
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan Lepaskan Penyu 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Andrew Alexander Pattymahu

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Minggu, 3 Juni 2018 lalu nelayan di Desa Wawontulap, Kecamatan Tataapaan tanpa sengaja menangkap satu ikan duyung (dugong) dan dua ekor penyu.

Ikan laut ini masuk sendri dalam sero yang merupakan jaring tradisional nelayan di desa setempat.

Namun karena kedua hewan laut ini merupakan jenis yang dilindungi pemerintah, nelayan pun sepekat untuk melepasnya.

Pelepasan duyung dan penyu tersebut berlangsung, Rabu (6/6/2018) kemarin oleh Pemkab Minahasa Selatan di Desa Wawontulap.

Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setdakab Minsel Henri Palit mengutarakan, acara pelepasan tersebut dihadiri oleh Asisten II Decky Keintjem, Kepala Balai Taman Laut Bunaken Doktoe Fariana Prabandari.

"Ikut hadir juga Balai Pelestarian KKP, Dinas Kelautan Perikanan Minsel, Polsek Tatapaan dan hukum tua Desa Wawontulap bersama nelayan dan warga setempat," ucap Palit, Kamis (7/6/2018).

Pelepasan dugong dan penyu dilindungi ini merupakan komitmen Bupati Minsel Doktor (CH) Christiany Eugenia Paruntu SE dan Franky Donny Wongkar SH melestarikan hewan-hewan tersebut di habitat aslinya.

Kata Palit, Pemkab Minsel sangat mengapresiasi nelayan di Desa Wawontulap lantaran langsung melapor ke pihat terkait saat hewan-hewan itu tertangkap jaring.

"Ini merupakan contoh warga negara yang baik. Ibu Bupati Tetty Paruntu berterima kasih kepada nelayan di desa jni," pungkas dia.

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help