Dokter Meneteskan Air Mata, Ibu ini Rela Mati Demi Selamatkan Janinnnya

Banyak kisah tentang pengorbanan seorang ibu demi anak. Seperti kisah berikut ini yang begitu menyedihkan dan mengharukan

Dokter Meneteskan Air Mata, Ibu ini Rela Mati Demi Selamatkan Janinnnya
Metro.co.uk
Tasha dan bayinya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hati seorang ibu merupakan kebaikan yang tak terbalas bagi seorang anak. 

Ibu rela melakukan apapun, termasuk bunuh diri jika diperlukan asal anaknya bahagia. 

Banyak kisah tentang pengorbanan seorang ibu demi anak. Seperti kisah berikut ini yang terjadi di Inggris begitu menyedihkan. 

Seorang ibu di Inggris tepatnya di Swansea City memilih meninggal demi bisa melahirkan bayinya.

Wanita itu bernama Tasha Trafford, wanita cantik berusia 30 tahun.

Ia belum menikah, namun ia ingin sekali memiliki seorang anak.

Di usianya menginjak 30 tahun, ia mencoba menjalani program kehamilan dengan sistem penyuntikan sperma dari pendonor yang dipilih.

3 Minggu setelah penyuntikan itu, Tasha positif dinyatakan hamil.

Tasha dan Ayahnya Dai Gallivan
Tasha dan Ayahnya Dai Gallivan 

Ia begitu senang, karena ia memang mengidamkan untuk memiliki seorang anak.

Setiap hari ia rutin mengkonsumsi makanan bergizi dan olahraga ringan untuk bayinya.

Halaman
1234
Editor: Try Sutrisno
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help