Usai Bergilir Layani 2 Pria, Remaja 14 Tahun Bawa Kabur Motor Tamunya, Kini Kabur Lagi usai Divonis

NW (14) seorang remaja putri terjerat perkara hukum, lantaran kedapatan mencuri sepeda motor merek Yamaha Mio.

Usai Bergilir Layani 2 Pria, Remaja 14 Tahun Bawa Kabur Motor Tamunya, Kini Kabur Lagi usai Divonis
tribunnews
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SEMARANG - NW (14) seorang remaja putri terjerat perkara hukum, lantaran kedapatan mencuri sepeda motor merek Yamaha Mio. Motor itu milik Dermawan dan Fauzi yang baru saja membooking NW di kamar hotel di Semarang.

NW divonis pidana 6 bulan pelatihan. Yaitu NW wajib menjalani pelatihan kerja. Namun entah kenapa NW tiba-tiba menghilang. Informasi tersebut, dibenarkan oleh Kuasa Hukumnya, Putro Satuhu, soal kabar tersebut.

"Saya belum tahu pasti kabar tersebut, tapi memang kabarnya NW memang lari, sekarang wewenang eksekusinya sudah di jaksa, karena sudah divonis berarti memang sudah tidak ditahan, tapi jalani vonis hukuman, mungkin larinya baru 1-2 hari," katanya, Selasa (5/6/2018).

Pada perkara tersebut, Hakim Tunggal PN Semarang, Dewi Perwitasari dicatat oleh panitera pengganti, Erma Sari Suwarno Putri menjatuhkan vonis terhadap NW sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Semarang, Fitriyah, yakni pidana 6 bulan pelatihan kerja.

Baca: Cekcok dengan Istri, Pria di Padang Gantung Diri di Rumah Orangtuanya

Bahkan, perkaranya tercatat dengan nomor register 18/Pid.Sus-Anak/2018/PN Smg.

NW sendiri ditahan oleh Hakim PN Semarang, kemudian dilakukan perpanjangan pertama oleh Ketua PN Semarang.

Tidak hanya itu, NW jug ditahan di Rutan sejak 13 Mei hingga 27 Mei 2018. NW menjalani persidangan mulai 8 Mei 2018 di Ruang Sidang Anak.

Adapun kronologi awal perkara tersebut, bermula saat NW bertemu dengan saksi Dermawan dan saksi Fauzi di sebuah tempat di Polder, Tawang, Semarang

Mereka kemudian sepakat untuk berkencan di hotel Kudus, Semarang pada pukul 02.00 dini hari.

Setelah NW sampai di hotel Kudus ia langsung masuk ke dalam kamar Fauzi untuk kencan. Setelah selesai giliran NW melayani Dermawan layaknya hubungan suami istri.

Usai berhubungan, Dermawan tertidur.

Baca: Tertangkap Basah saat Mencopet Ponsel, Pria Ini Dupukuli Korbannya Sebelum Dibawa Petugas

Karena dimintai bayaran tak kunjung membayar, NW ambil kunci kontak dan sepeda motor milik Dermawan lalu dibawa kabur. Seminggu kemudian NW menyerahkan diri ke Polsek Semarang Utara, bersama dengan barang bukti sepeda motor.

Atas perbuatan NW tersebut, Dermawan menderita kerugian Rp 10 juta.

Atas kasus itu, JPU Kejari Semarang, Fitriyah menjerat NW dengan Pasal 363 Ayat 1 ke 3 KUHP Pidana tentang pencurian biasa.

Dihubungi secara terpisah, Kasi Tipidum Kejari Semarang, Bambang Rudi Hartoko, saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui terkait kaburnya NW.

Bahkan, ia menyatakan akan melakukan kordinasi terlebih dahulu dengan tim terkait informasi itu. "Coba saya konfirmasi dulu, nanti kita informasikan," pungkasnya.

Simak video di atas. (*)

Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved