Guru Belajar Manfaatkan Alat Peraga Abad 21 dari UNESCO dan Kurikulum 2013

Pendampingan dan pelatihan guru matematika agar mampu merancang, membuat, dan menggunakan alat peraga sebagai sarana pembelajaran

Guru Belajar Manfaatkan Alat Peraga Abad 21 dari UNESCO dan Kurikulum 2013
TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI
Pelatihan guru matematika agar mampu merancang alat peraga 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti

TONDANO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim PKM FMIPA UNIMA Sukses laksanakan Pengabdian masyarakat Bagi Guru Matematika Kecamatan Tondano Barat.

Kegiatan tersebut diketuai oleh Dra Murni Sulistyaningsih MPd dengan anggota Derel F Kaunang SPd MPd serta mahasiswa dari Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Unima.

Kepada Tribun Manado, Rabu (6/6/2018), Derel mengatakan Pengabdian masyarakat merupakan salah satu darma dalam tri darma perguruan tinggi selain pendidikan dan penelitian.

"Oleh karena itu setiap dosen wajib melaksanakannya. Begitu juga dengan tim Dosen Program Kemitraan Masyarakat (PKM) FMIPA Unima yang telah sukses melaksanakan kegiatan di SD Negeri 8 Tondano, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa," katanya.

Kegiatan ini diawali dengan pendampingan dan pelatihan guru matematika bertajuk "PKM KELOMPOK GURU MATEMATIKA KECAMATAN TONDANO BARAT PROVINSI SULAWESI UTARA UNTUK MENDESAIN DAN MEMBUAT ALAT PERAGA BERBASIS PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK".

"Kegiatan ini bertujuan membimbing guru matematika agar mampu merancang, membuat, dan menggunakan alat peraga sebagai sarana pembelajaran matematika yang baik," tambahnya.

Sebelumnya, acara dibuka secara langsung oleh kepala dinas pendidikan Kabupaten Minahasa yang diwakili oleh sekretaris dinas Dra Yanny Kaunang, MPd.

"Dinas pendidikan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini karena sangat membantu permasalahan mitra terkait tersedianya media pembelajaran matematika yang berguna bagi pembelajaran di SD yang ada di wilayah kecamatan tondano," kata Kaunang.

Selain itu, ia berharap adanya sinergitas antara perguruan tinggi, sekolah, dan dinas pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan matematika lewat kegiatan-kegiatan serupa dimasa yang akan datang.

Guru-guru sasaran yang menjadi peserta sangat antusias dan fokus dalam mengikuti kegiatan yang ada.

Salah satu narasumber Navel O Mangelep SPd MPd pakar Pendidikan Matematika Realistik Unima menyatakan bahwa pembelajaran matematika yang berorientasi pada pendekatan realistik dengan memanfaatkan alat peraga sejalan dengan pandangan pembelajaran abad 21 oleh UNESCO dan kurikulum 2013 yang digunakan, sehingga dapat menghasilkan pembelajaran matematika yang berkualitas.

"Pendekatan Realistik merupakan pendekatan yang dikembangkan di Belanda dengan filosofi bahwa matematika adalah aktivitas manusia dan harus diajarkan secara realistik yang dekat dengan," kata Mangelep.

Kegiatan ini diakhiri dengan kerjasama lanjutan dengan 2 sekolah mitra di Kecamatan Tondano Barat yakni SD Negeri 8 Tondano dan SD GPdI Berea Tondano lewat penyediaan pojok media matematika, pendampingan, dan implementasi dalam pembejaran di kelas.

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help