Beri Sekantong Ikan, Residivis Penggelapan Ranmor Ini Bawa Lari Sepeda Motor Tukang Ojek

Yance Seijati, tukang ojek asal Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget terpaksa mendatangi Polsek Singkil, Senin (4/6/2018) sekitar pukul 14.00 Wita.

Beri Sekantong Ikan, Residivis Penggelapan Ranmor Ini Bawa Lari Sepeda Motor Tukang Ojek
TRIBUNMANADO/INDRY PANIGORO
Residivis penggelapan sepeda motor ditangkap Polsek Singkil 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Yance Seijati, tukang ojek asal Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget terpaksa mendatangi Polsek Singkil, Senin (4/6/2018) sekitar pukul 14.00 Wita.

Kedatangannya untuk melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan satu unit sepeda motor Honda Blade hitam dengan nomor polisi DB 5054 MG miliknya yang digelapkan oleh NN alias Odi alias Ucil (36) warga Desa Palaes Likupang Barat, Jaga IV Minahasa Utara (Minut) di Kelurahan Singkil Dua, Lingkungan II, Kecamatan Singkil, pada Minggu, (3/6/2018) sekira pukul 19.30 Wita.

Yance mengaku jika dirinya tidak mengenal tersangka.

"Saya baru kali itu ketemu dan mengenal tersangka. Itupun karena saya kan tukang ojek di Politeknik, nah saat itu tersangka minta diantar di Kima Bajo. Saat itu saya bilang tarifnya Rp 60 ribu untuk pergi pulang dan tersangka pun mengiyakan," jelas Yance, Rabu (6/6/2018) di Polsek Singkil.

Kata Yance, setelah dari Kima Bajo untuk mengantarkan tersangka mengambil ikan. Tersangka kemudian menyuruh korban untuk mengantarkan dirinya ke Sumompo. Namun sebelum sampai tujuan, tersangka pun menyuruh untuk mengantar ke arah Wonasa Kapleng Singkil.

"Sudah ditengah perjalanan, saya disuruh antar ke Sumompo untuk menemui temannya bernama Opo. Tapi belum juga sampai di situ kata tersangka bahwa temannya tidak ada di situ melainkan berada di Wonasa Kapleng," ceritanya.

"Saat dalam perjalanan itu tersangka mengatakan akan membayar saya lebih, jadi dia mau kasih saya uang Rp 100 ribu dan juga ikan. Saya pun mengiyakan hingga sampai di rumah tujuan," jelas dia lagi.

Tanpa menaruh curiga, korban kemudian meminta izin tuan rumah untuk ke toilet.

"Usai dari toilet, saya diberi ikan sekantong, dan keluarga rekan tersangka (Opo) juga diberi ikan. Tersangka pinjam motor saya dengan alasan untuk beli minuman karena tidak berpikir motor akan digelapkan saya pun memberikan kuncinya," terangnya.

"Jadi motornya yang bawa itu tersangka berboncengan dengan pemilik rumah bernama Opo. Tapi alangkah kagetnya saya ketika Opo kembali dan menanyakan jika tersangka sudah kembali lebih dulu atau tidak," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Indry Panigoro
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help