SpaceX Tunda Rencana Terbangkan Dua Turis Keliling Bulan

SpaceX menunda rencananya untuk mengirimkan sepasang turis untuk berwisata mengelilingi bulan.

SpaceX Tunda Rencana Terbangkan Dua Turis Keliling Bulan
Business Insider
Elon Musk, CEO SpaceX. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - SpaceX menunda rencananya untuk mengirimkan sepasang turis untuk berwisata mengelilingi bulan. Awalnya SpaceX berencana untuk membawa turis mengelilingi bulan pada 2018 ini. Diperkirakan wisata luar angkasa ini baru bisa dilaksanakan paling cepat tahun depan.

"SpaceX masih menyusun rencana untuk menerbangkan individu mengelilingi bulan dan hal ini menumbuhkan banyak ketertarikan konsumen," jelas juru bicara SpaceX, James Gleeson saat mengonfirmasi pemberitaan tersebut kepada Wall Street Journal.

Menyusul kabar penundaan ini SpaceX belum mengajukan kapan wisata luar angkasa ini akan dilakukan.

Sebelumnya, SpaceX mengumumkan proyek untuk menerbangkan dua orang keluar angkasa pada 27 Februari 2017. Dua orang ini bahkan disebutkan sudah membayar deposit yang signifikan untuk trip mereka itu. Rencananya, mereka akan melaksanakan pengetesan kesehatan dan pelatihan.

Penundaan proyek bukan hal baru bagi SpaceX. Roket Falcon Heavy pun baru meluncur Februari lalu. Roket ini rencananya akan digunakan untuk membawa turis-turis ini keluar angkasa. Belum lagi pengetesan perjalanan menggunakan kapal luar angkasa Dragon 2 juga belum dilakukan hingga Desember 2018.

Kurang signifikannya permintaan peluncuran dengan Falcon Heavy juga diperkirakan menjadi alasan penundaan. Sebab, sebagian besar peluncuran satelit saat ini dilakukan dengan roket-roket SpaceX yang lebih kecil dan murah seperti Falcon 9, seperti disebutkan ExtremeTech.

SpaceX optimis bahwa perusahaannya akan menyumbang pendapatan yang besar dari pariwisata luar angkasa. Pendapatan ini akan memuluskan rencana SpaceX untuk membuat koloni di Bulan dan Mars.

Tapi ada masalah yang mengintai. Pasalnya kecelakaan yang melibatkan warga sipil bisa memperburuk hubungan SpaceX dengan NASA, seperti ditulis Gizmodo.

Editor: Fernando_Lumowa
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help