Sidang Kasus Pemecah Ombak di Likupang

5 Kali Bupati Minut Tak Penuhi Panggilan Jadi Saksi di Sidang Pemecah Ombak Likupang

Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan (VAP) tak memenuhi panggilan Jaksa Penuntut Umum (JPU)

5 Kali Bupati Minut Tak Penuhi Panggilan Jadi Saksi di Sidang Pemecah Ombak Likupang
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
Sidang kasus pemecah ombak Likupang di PN Manado 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan (VAP) tak memenuhi panggilan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk bersaksi di sidang korupsi pemecah ombak Desa Likupang, Minahasa Utara (Minut), pada Selasa (5/6/2018).

VAP seolah tak tersentuh setelah lima panggilan untuk jadi saksi, tak dihadirinya.

Meskipun "nyanyian" sejumlah saksi yang menyatakan keterlibatan orang nomor satu di Minut dalam proyek berbandrol Rp 15 Miliar tersebut, namun VAP tetap luput dari panggilan JPU.

VAP tidak sendirian yang 'kebal' dari panggilan JPU ada juga nama-nama seperti Mantan Kapolresta Manado Kombes Pol Rio Permana, Dicky Lengkey, Mario Rompis, dan Alexander Panambunan yang tak kunjung hadir di persidangan.

Tudingan JPU lembek pun dilayangkan oleh kuasa hukum terdakwa Rosa Tindajoh, Michael Dotulong.

"Kalau kelima saksi ini tak dikunjung dihadirkan, maka pembuktian kasus ini akan jauh dari terang," ujarnya, Selasa (5/6/2018).

Meski begitu, tim JPU Bobby Ruswin mengatakan sudah berusaha keras untuk mendatangkan kelima saksi.

"Saya sudah sampai ke rumah mereka, tapi tidak ada," kata dia.

Bahkan telepon dan surat pun tak dijawab.

Halaman
1234
Penulis: Nielton Durado
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help