Inilah Komentar Wali Kota Kotamobagu Usai Meraih Opini WTP dari BPK

Kabupaten Bolmong Timur kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan

Inilah Komentar Wali Kota Kotamobagu Usai Meraih Opini WTP dari BPK
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Pjs Wali Kota Muhammad Rudi Mokoginta dan Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Djelantik Mokodompit, secara bergantian menerima LHP dari Kepala BPK RI Perwakilan Sulut Tangga Muliaman Purba. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU  - Pemkot Kotamobagu,  meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kelima kali dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Sulut.

Wali Kota Muhammad Rudi Mokoginta dan Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Djelantik Mokodompit, secara bergantian menerima LHP dari Kepala BPK RI Perwakilan Sulut Tangga Muliaman Purba.

"Hasil ini diraih, karena kerja keras dari Tatong Bara dan Jainudin Damopolii, sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam melaksanakan Pemerintah," ujar Pjs Wali Kota Rudi Mokoginta.

Kata dia, WTP lima kali ini, merupakan bentuk dari berkembangnya ekonomi serta sehatnya kondisi keuangan Kotamobagu.

"Mudah-mudahan WTP bisa dipertahankan, acara terus menerus oleh Pemerintah Kotamobagu ke depan," ujar dia lagi.

Kabupaten Bolmong Timur juga kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2017.

Penyerahan dilakukan di Kantor BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara, Senin (4/6).
Ini merupakan WTP kelima dari saat Boltim berdiri. Bupati Boltim Sehan Landjar menghadiri langsung pemberian opini tersebut.

Kepala BPK RI Perwakilan Sulut, Tangga Muliaman Purba mengatakan kegiatan ini merupakan pemberian opini atas LHP LKPD. Ada empat aspek yang diperiksa.

'Pertama, standar akuntansi pemerintahan (SAP). Aspek kedua yakni kecukupan pengungkapan (edequate disclosure), sedangkan yang lain yakni kepatuhan terhadap perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern atau SPI," ujar Purba dalam pidatonya.

Menurutnya, ada tujuh hal yang diperiksa. Tujuh hal itu adalah neraca keuangan, laporan realisasi anggaran, laporan arus kas, catatan atas laporan keuangan, laporan operasional, laporan perubahan saldo anggaran lebih, dan laporan akuiditas keuangan.

"Kami mengucapkan selamat atas laporan yang didapat. Semoga rekomendasi secepatnya bisa ditindaklanjuti," katanya.  (dma/ven)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved