Buka Puasa Bersama PPA Sulut dan Anak Yatim, Ustad Dudin Ingatkan Pentingnya Membaca Alquran

100 anak yatim piatu berkumpul di lantai dua Swiss-Belhotel Manado, Senin (4/6/2018).

Buka Puasa Bersama PPA Sulut dan Anak Yatim, Ustad Dudin Ingatkan Pentingnya Membaca Alquran
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
100 anak yatim piatu berkumpul di lantai dua Swiss-Belhotel Manado, Senin (4/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - 100 anak yatim piatu berkumpul di lantai dua Swiss-Belhotel Manado, Senin (4/6/2018).

Mereka tampak asyik mendengarkan ceramah dari Ustad Dudin Bahrudin yang adalah trainer Pola Pertolongan Anak (PPA).

Dalam ceramahnya, Ustad Dudin mengingatkan kepada anak-anak tentang pentingnya membaca Alquran.

"Adik-adik harus sering baca Alquran, agar bisa lebih dekat dan tahu tentang jalan Allah," kata dia.

Ternyata 100 anak yatim ini sedang mengikuti acara Buka Puasa Bersama yang digelar oleh Pola Pertolongan Anak (PPA) Sulut.

Namun sambil menunggu berbuka puasa, anak-anak ini diberikan ceramah oleh Ustad Dudin Badrudin.

"Ceramah hari ini tujuannya ada dua, yang pertama agar anak-anak lebih mencintai Alquran. Kedua agar mereka bisa berbuat baik pada orang tua," kata ustad Dudin.

Ia berharap melalui ceramah ini, anak-anak ini bisa menjadi generasi penerang dan menjadi contoh bagi anak lainnya.

Sementara itu, Afrianna Penanggung Jawab PPA di Sulut mengatakan sudah banyak kegiatan yang dilakukan oleh pihaknya selain bukber anak yatim.

"Kami juga ada program Gerakan Jumat Bersedekah (GJB), dimana kami membersihkan masjid dan membagi-bagikan makanan," ucapnya.

Ia menambahkan PPA adalah komunitas training yang fokus membentuk karakter dan bukan hanya anak-anak, tapi remaja hingga orang dewasa.

"Kami sudah aktif di 92 kota di tiga negata yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura," bebernya.

Dirinya berharap melalui kegiatan ini, anak-anak bisa semakin bertumbuh sesuai jalan dan ajaran Allah.

Penulis: Nielton Durado
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help