‎Pdt Ventje Sebut Berkat Doa, GMIM Terus Beritakan Injil, ‎Ibadah Konven Missio GMIM

Ketua jemaat, wilayah dan KPDP dari 935 jemaat dan 125 wilayah GMIM, tumpah ruah di lapangan Desa Serei Kecamatan Likupang Barat.

‎Pdt Ventje Sebut Berkat Doa, GMIM Terus Beritakan Injil, ‎Ibadah Konven Missio GMIM
TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Ibadah konven Missio GMIM kegiatan hari ulang tahun (HUT) ke-187 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen, serta HUT ke-84 GMIM Bersinode di lapangan Desa Serei Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, Sabtu (2/6/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Ketua jemaat, wilayah dan komisi pelayanan doa dan penginjilan (KPDP) dari 935 jemaat dan 125 wilayah Gereja masehi Injili di Minahasa (GMIM), tumpah ruah di lapangan Desa Serei Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, Sabtu (2/6/2018).

Mereka mengikuti ibadah konven Missio GMIM kegiatan hari ulang tahun (HUT) ke-187 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen, serta HUT ke-84 GMIM Bersinode.

Dipimpin oleh pejabat ketua BPMS GMIM Pdt Ventje Talumepa MTh wakil ketua badan pekerja majelis sinode (BPMS) GMIM bidang hubungan kerja sama.

Dalam khotbahnya, diambil dari pembacaan Alkitab 2 Korintus 1:3-11 dijelaskan mengenai perjalanan masuknya injil dan pendidikan kristen di tanah Minahasa.

"Tahun 1847 menjadi pendeta pertama, putra Minahasa di Langowan bernama Adrianus Antouw. Disusul sahabatnya Silvanus Item pendeta kedua orang Minahasa 1859 di Tondano," kata Pdt Ventje saat membawakan khotbah.

Menurut Pdt Ventje masyarakat di tanah Minahasa begitu cepat menerima injil pertama, karena melihat sama dengan orang-orang di Korintus diberitahu Paulus punya penghibur yang berlimpah tidak ada habisnya.

Hal tersebut bukan datang dari dunia melainkan dari Kristus, sehingga masyarakat di tanah Minahasa cepat sekali menerima Kristus, hidup dari kesusahan penderitaan dan sakit.

Selain itu faktor lainnya karena masyarakat Minahasa menggunakan bahasa ibu, bahasa gunung atau bahasa daerah.

"Sekarang berbahasa daerah disebut kuno," sentilnya.

Cepat menerima Kristus karena tiada hentinya berdoa.

Halaman
123
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved