Terkait Larangan Turis Indonesia Masuk ke Israel, Yaakov: Indonesia yang Pertama Kali Dilarang

sejak Israel berdiri tahun 1948, Israel tidak pernah melarang satu negara manapun untuk masuk ke wilayahnya.

Terkait Larangan Turis Indonesia Masuk ke Israel, Yaakov: Indonesia yang Pertama Kali Dilarang
artstuckinmyeye.wordpress.com
Kompleks Masjid Al Aqsa 

Laporan Wartawan Tribun Manado Warstef Abisada

TRIBUNMANADO.CO.ID -- Yaakov Baruch, warga yang biasanya bepergian dari Indonesia ke Israel mengatakan, sejak Israel berdiri tahun 1948, Israel tidak pernah melarang satu negara manapun untuk masuk ke wilayahnya. 

"Baru Indonesia yang pertama kali dilarang. Artinya Israel selain ingin membalas kebijakan Indonesia yang terlebih dahulu melarang turis Israel masuk ke Indonesia, Israel ingin menyatakan bahwa Israel tidak membutuhkan Indonesia sama sekali, mengingat Indonesia selama ini dikenal sangat membela Palestina dan selalu menyerang Israel dalam rapat-rapat di PBB," kata Yaakov kepada tribunmanado.co.id, Jumat (1/6/2017).

Dampak dari pelarangan tersebut menurutnya ada pada masyarakat Indonesia baik muslim maupun Kristiani yang mau berziarah ke Israel. Sebab, selain menjadi kota paling suci bagi umat Yahudi, Kota Jerusalem juga menjadi kota suci bagi umat Islam dan umat Kristiani, khususnya bagi warga sulut yan terkenal sering berwisata rohani ke Israel. 

"Hal ini juga bisa dijadikan pengalaman yang berharga bagi warga Sulut, karena belakangan ini travel-travel wisata rohani lebih memilih menggunakan agen-agen non-Yahudi yang terkenal lebih murah daripada menggunakan agen-agen Yahudi, termasuk fasilitas menginapkan para peziarah Indonesia di wilayah otoritas Palestina daripada di wilayah Israel karena faktor harga lebih murah," katanya

"Padahal hal itu bisa membahayakan peziarah itu sendiri seandainya terjadi sesuatu diborder Israel dan Palestina, dan juga karena dibimbing oleh tour guide non-Yahudi sehingga banyak peziarah-peziarah yang mendapat pemahaman yang keliru terhadap Israel setelah kembali ke Indonesia," tuturnya.

Ia berharap,semoga kedepan kedua negara ini bisa melakukan komunikasi untuk menyelesaikan masalah ini.

"Sekarang tergantung Israel bukan lagi tergantung Indonesia. Sebab, orang Israel punya lebih dari 1 paspor jadi bisa masuk ke Indonesia dengan paspor lain, sedangkan WNI memang benar-benar tidak bisa kesana karena cuma punya 1 paspor saja," ungkap Yaakov.

Ribuan warga Muslim Palestina memadati Masjid Al-Aqsa setiap waktu Shalat Jumat.

Per 9 Juni, Turis Indonesia Dilarang Masuk ke Israel

Halaman
12
Penulis: Warsteff_Abisada
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help