Seperti Inilah Peringatan Hari Pancasila di Bitung, Sempat Pindah Lokasi

Hujan deras di Kota Bitung membuat pelaksanaan upacara Hari Lahir dipindahkan dari lapangan ke gedung Indoor tenis

Seperti Inilah Peringatan Hari Pancasila di Bitung, Sempat Pindah Lokasi
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
pelaksanaan upacara Hari Lahir Pancasila oleh Pemerintah Kota Bitung dipindahkan dari lapangan ke gedung Indoor tenis 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Hujan deras di Kota Bitung membuat pelaksanaan upacara Hari Lahir dipindahkan dari lapangan ke gedung Indoor tenis Kantor Wali Kota Bitung, Jumat (1/6).
Namun sebelumnya bendera Merah Putih sudah terlebih dahulu dinaikkan.

Upacara di dalam gedung tersebut dipimpin oleh Maximiliaan Lomban dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, Sekda Kota Bitung Audy Pangemanan, Forkopimda Kota Bitung, DPRD Bitung, Para Asisten, TP-PKK Kota Bitung, Ketua DWP Kota Bitung, SKPD Kota Bitung, ASN Kota Bitung.

Wali Kota Bitung membacakan sambutan Presiden Joko Widodo.
Lomban mengatakan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni harus dimanfaatkan sebagai momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila.

"Marilah kita terus amalkan warisan mulia para founding father, ini untuk kemajuan bangsa, dan sekaligus juga menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia," ujarnya.

Ia menambahkan, Negara manapun di dunia ini akan selalu berproses menjadi masyarakat yang bhineka dan majemuk, dan seringkali kemajemukan ini, juga dibayang-bayangi oleh risiko inteloransi, tidak bersatu dan tidak gotoroyongan.

"Saatnya kita berbagi pengalaman dalam bhinneka tunggal ika, dalam bertoleransi serta dalam membangun persatuan dan kebersamaan, dan juga saatnya kita berbagi pengalaman dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial," ujarnya.

"Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada generasi-generasi berikutnya yang telah menanamkan pemahaman dan pengamalan pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," ujar Lomban lagi membacakan sambutan Presiden.

Presiden juga mengajak para ulama dan tokoh agama, para guru dan ustaz, para politisi dan jajaran aparat pemerintahan, para anggota TNI dan Polri, para pekerja dan pelaku ekonomi, serta seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian. (Amg)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help