Besok, Istri Mendiang Gus Dur Buka Puasa Bersama Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa di Manado

Istri mendiang Gus Dur, Presiden Indonesia keempat ini akan berbuka puasa bersama ratusan yatim piatu serta kaum dhuafa di Manado.

Besok, Istri Mendiang Gus Dur Buka Puasa Bersama Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa di Manado
Istimewa
Ny Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, istri mendiang Gus Dur bakal buka puasa bersama di Manado 

Laporan wartawan Tribun Manado, Fernando Lumowa

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Mantan Ibu Negara RI, Dra Hj Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid  MHum direncanakan berbuka puasa bersama di Manado, Kamis (31/5/2018). 

Istri mendiang Gus Dur, Presiden Indonesia keempat ini akan berbuka puasa bersama ratusan yatim piatu serta kaum dhuafa di Manado. Buka puasa bersama yang digagas Umat Konghucu Sulawesi Utara akan dipusatkan di depan Klenteng Kongzi Miao, Manado.

Ketua Panitia Buka Puasa Bersama Ny Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Annita Pontoh dan Sekretaris Sofyan Jimmy Yosadi mengatakan, kegiatan bertema "Dengan Berpuasa Kita Kembangkan Kearifan, Kejujuran dan Kebenaran Dalam Kehidupan Bermasyarakat," menjadi momentum menarik.

Kata mereka, ide buka puasa bersama dengan menghadirkan mantan Ibu Negara oleh Umat Khonghucu tak lepas dari fakta bahwa Sulawesi Utara daerah yang toleransi antarumat beragamanya jadi tolok ukur nasional.

"Ini memang baru pertama kali digelar di Manado. Pesan damai, nilai-nilai pluralisme dan keberagaman harus kita gaungkan. Dan itu dimulai dari Sulut untuk Indonesia bahkan dunia," kata  Pontoh yang juga Ketua Klenteng Kwan Im Tong Manado, Rabu (30/5/2018).

Rapat persiapan Buka Puasa Bersama Ny Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dipimpin Annita Pontoh dan Sofyan Yosadi di Klenteng Kongzi Miao Manado, Minggu (27/5/2018).
Rapat persiapan Buka Puasa Bersama Ny Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dipimpin Annita Pontoh dan Sofyan Yosadi di Klenteng Kongzi Miao Manado, Minggu (27/5/2018). (Istimewa)

Buka puasa bersama di depan Klenteng Kongzi Miao Manado akan menjadi peristiwa unik dan mempertegas kerukunan Bumi Nyiur Melambai. Apalagi, akan ada atraksi budaya Minahasa seperti Tari Kabasaran dan seni budaya Tionghoa.

Sofyan Yosadi memastikan persiapan acara hampir 100 persen.  "Kami memohon maaf kepada masyarakat karena buka puasa ini menutup sementara akses jalan di Kampung Cina," kata Yosadi yang juga Ketua Peradi Sulut.

Mereka berharap, momentum buka puasa bersama Ny Shinta--tokoh yang dinobatkan satu diantara sepuluh perempuan berpengaruh di dunia oleh kalangan jurnalis internasional--bisa memperkokoh nilai-nilai kebersamaan dalam keberagaman Sulawesi Utara.

"Kita wajib merawat kerukunan. Melestarikan 'Torang Samua Basudara' dalam kehidupan bersama di Bumi Nyiur Melambai," ujar Pontoh dan Yosadi.

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help