Bayi Ini Punya Kulit Mengkilat Seperti Plastik dan Sukar Bernafas, Ini Penjelasan Ahli Medis

Sepasang suami isteri di India bergegas mendatangi 3 rumah sakit untuk mendapatkan perawatan

Bayi Ini Punya Kulit Mengkilat Seperti Plastik dan Sukar Bernafas, Ini Penjelasan Ahli Medis
bayi plastik 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sepasang suami isteri di India bergegas mendatangi 3 rumah sakit untuk mendapatkan perawatan setelah mendapati bayi mereka yang baru lahir mempunyai kulit yang sangat janggal, seperti plastik.

Bayi tersebut dibawa ke rumah sakit yang jaraknya 2,5 Km dari tempat tinggal mereka setelah dokter yang merawat mengetahui bayi itu memerlukan pengawasan ahli medis dengan segera.

Bayi yang belum diberi nama itu menderita penyakit Lamellar ichthyosis ditandai pengidapnya mempunyai kulit yang tegang, berlilin dan berkilat seolah-olah plastik.

Bayi terlahit dengan kulit mengkilat
Bayi terlahit dengan kulit mengkilat ()

Anita Devi, 23, dan Alakhram Yadav, 25, segera bertemu dengan dokter beberapa jam setelah Anita melahirkan bayi mereka, setelah kulit bayi itu terlihat tidak normal dan terlihat sukar untuk bernafas.

Bayi itu kemudian diantar untuk mendapatkan perawatan di Lucknow, kira-kira 7,6 km dari New Delhi, di sana dokter tidak mengenakan bayaran untuk merawat bayi tersebut.

Dokter ahli mengatakan, bayi tersebut mengalami penyakit yang sangat-sangat jarang terjadi dan kini hidup dengan alat bantuan pernafasan. Namun mereka memberitahu kepada Anita dan Alakhram bahwa bayi itu mempunyai peluang untuk hidup.

Pasangan tersebut menetap di kawasan pedalaman berdekatan dengan perbatasan Nepal, di kampung Binhoni Kalan di negeri Uttar Pradesh.

 

''Selang beberapa jam setelah isteri saya melahirkan anak itu, kami mendapati kulitnya berbeda dengan bayi-bayi yang lain. Kulitnya sedikit berlilin dan berkilat, seolah-olah plastik. Bayi kami juga sukar bernafas,'' kata Alakhram.

Menurut dokter, keadaan yang dialami bayi itu disebabkan ia mewarisi kejanggalan genetik yang dikenali sebagai lamellar ichthyosis yang hanya menyerang satu daripada 600.000 kelahiran.

Halaman
12
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help