Home »

News

» Jakarta

ADM Mengaku Menyuap karena Ada Permintaan hingga Kerabat Kompak Gunakan Kaus Bertuliskan Ini

Aditya Didi Moha (ADM) mengaku, pada awalnya tidak berniat untuk menyuap Ketua Pengadilan Tinggi Manado, Sudiwardono.

ADM Mengaku Menyuap karena Ada Permintaan hingga Kerabat Kompak Gunakan Kaus Bertuliskan Ini
KOMPAS.com
Pengunjung sidang mengenakan kaus putih di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (23/5/2018) dan  Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Golkar Aditya Anugrah Moha (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (12/10/2017) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terdakwa Aditya Anugrah Moha atau Aditya Didi Moha (ADM) mengaku, pada awalnya tidak berniat untuk menyuap Ketua Pengadilan Tinggi Manado, Sudiwardono.

Menurut Aditya, uang sebesar 110.000 dollar Singapura yang dia berikan karena lebih dulu ada permintaan dari Sudiwardono.

Hal itu dikatakan Aditya saat menyampaikan nota pembelaan atau pleidoi sebagai terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Baca: Inilah 6 Tanda Kurang Tidur, Selalu Lapar hingga Libido Lenyap

Baca: Inilah Fakta Terbaru Tewasnya Bocah Dalam Karung, Berawal Main ke Rumah Pelaku hingga Dendam

"Tidak pernah sekalipun saya berinisiatif memulai bahkan menawarkan hadiah atau uang," kata Aditya.

Menurut Aditya, Sudiwardono menyatakan dapat membantu perkara yang sedang dihadapi ibunya, Marlina Moha Siahaan.

Selain itu, Sudi menyebut harus ada perhatian yang diberikan kepadanya. Perhatian yang dimaksud dipahami oleh Aditya sebagai permintaan uang.

Menurut Aditya, dia tidak pernah meminta agar Sudiwardono menjadi ketua majelis hakim dalam perkara banding yang diajukan ibunya.

Selain itu, Aditya mengaku tidak pernah berniat memengaruhi putusan hakim.

Baca: Berikut 9 Rahasia Putri Diana yang Baru Terungkap Usai Dia Meninggal

Baca: 10 Potret Ini Buktikan Jika Jodoh Kadang Dipertemukan dengan Cara yang Misterius

Aditya Anugrah Moha, dituntut enam tahun penjara ditambah denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Aditya Moha dianggap terbukti memberikan suap senilai total 110.000 dollar Singapura dan menjanjikan 10.000 dollar Singapura kepada Sudiwardono.

Halaman
123
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help