Pilpres 2019

Kata Adian Napitupu, Pilpres 2019 Momen Terakhir Buat Para Pendukung Orde Baru

Sekjen PENA 98, Adian Napitupulu beranggapan, Pilpres tahun 2019 akan menjadi momen terakhir bagi pendukung Orba.

Kata Adian Napitupu, Pilpres 2019 Momen Terakhir Buat Para Pendukung Orde Baru
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Dewan Pembina organisasi Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Adian Napitupulu bersama anggota Pospera lainnya menggelar jumpa pers terkait keterangan para mantan teman ahok, di Jakarta, Sabtu (25/6/2016). Adian membantah bahwa Pospera yang mendalangi pengakuan relawan mantan ahok tentang dugaan kecurangan pada pengumpulan KTP untuk Ahok. 

Laporan Reporter Kontan, Dikky Setiawan

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Sekjen PENA 98, Adian Napitupulu beranggapan, momen pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2019 akan menjadi momen terakhir bagi kelompok pendukung Orde Baru (Orba).

Adian mengatakan, karenanya, para kelompok pendukung Orde Baru yang ikut bertarung dalam Pilpres 2019 akan bertempur habis-habisan menggunakan seluruh sumber dayanya.

 
"Kami menghitung pada 2019 nanti kekuatan mereka terakhir, momentum terakhir politik mereka (Orba)," kata Sekjen PENA 98, Adian Napitupulu dalam konferensi pers penutupan pameran foto dan diskusi tentang 20 Tahun Reformasi di Jakarta, Senin (21/5/2018).

Adian juga mengatakan, pada Pilpres 2019, juga merupakan kedua kalinya kelompok pro reformasi-demokrasi dengan kelompok yang mendukung Orba kembali bertarung dalam pilpres.

"Tahun 2019 adalah 'perang' yang kedua kalinya antara mereka yang pro reformasi dan mereka yang pro orba," kata Adian.

Pura-pura reformis

Adian juga mengatakan, Pilpres 2019 juga akan menjadi momen di mana masyarakat bisa melihat siapa yang sebenarnya pro reformasi atau reformis, dengan pihak yang berpura-pura reformis setelah Orba yang otoriter runtuh tahun 1998 atau 20 tahun silam.

"Dari mana kita melihat kesungguhan mereka yang klaim reformis, akan bisa dilihat dari pilihan-pilihan politik 2019. Siapa yang reformis dan siapa yang dukung kelompok Orba akan terlihat nanti di 2019," papar Adian.

Menurut Adian, karena 2019 merupakan momen terakhir bagi yang pro Orba untuk berkuasa, maka mereka akan menggunakan seluruh sumber kekuatannya, termasuk kekuatan finasial untuk memenangkan pilpres.

Halaman
12
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help