Pengamat Hukum Unsrat Sebut Napi Teroris Bisa Dijadikan Mata-mata

Narapidana (Napi) teroris yang akan keluar dari Lapas Kelas II A Manado pada bulan Juni 2018 nanti bisa dijadikan mata-mata.

Pengamat Hukum Unsrat Sebut Napi Teroris Bisa Dijadikan Mata-mata
istimewa
Rodrigo Elias, pengamat hukum dari Unsrat

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Narapidana (Napi) teroris (napiter) yang akan keluar dari Lapas Kelas II A Manado pada bulan Juni 2018 nanti bisa dijadikan mata-mata.

Hal ini dikatakan oleh pengamat hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Rodrigo Elias ketika dihubungi TribunManado.co.id, Sabtu (19/5/2018) malam tadi.

"Jika pemerintah mau napiter ini bisa dijadikan mata-mata. Tapi biarkan dia direkrut kembali oleh kelompoknya," ujarnya.

Jika tidak dijadikan mata-mata maka pengawasan dan proses deradikalisasi harus tetap jalan.

"Pengawasan sangat perlu dilakukan, ditambah dengan progran deradikalisasi pemerintah bisa melihat apakah dia sudha berubah atau belum," ucapnya.

Meski begitu, ia mengatakan ajakan deradikalisasi harus sesuai keinginannya.

"Jangan ada paksaan, karena saat dia di kelompoknya dulu juga ditekan. Biarkan dia sadar sendiri dan bisa berubah," tandasnya. (Tribun Manado/Nielton Durado)

Penulis: Nielton Durado
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved