Kasus RSJ Ratumbuysang

Kuasa Hukum Terdakwa Minta Hakim Menahan Seorang Saksi Kasus RSJ Ratumbuysang

Jeverson Petonengan, Kuasa Hukum David Liando meminta, Majelis Hakim PN Manado menahan Oscar Hans Kaseke,

Kuasa Hukum Terdakwa Minta Hakim Menahan Seorang Saksi Kasus RSJ Ratumbuysang
TRIBUNMANADO/WARSTEF ABISADA
Sidang lapangan kasus RSJ Ratumbuysang 

Laporan Wartawan Tribun Manado Warstef Abisada

TRIBUNMANADO.CO.ID — Jeverson Petonengan, Kuasa Hukum David Liando meminta, Majelis Hakim PN Manado menahan OHK alias Oscar, Dosen Fakultas Teknik Unsrat Manado yang dihadirkan sebagai ahli struktur dalam sidang kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof VL Ratumbuysang 2015.

Oscar yang disampaikan dalam persidangan di PN Manado, berbeda dengan yang ada di lapangan saat sidang lokasi di RSJ Ratumbuysang, Jumat (18/5/2018).

‘’Majelis Hakim, sebagai kuasa hukum terdakwa, kami meminta Majelis Hakim untuk menggunakan otoritas sesuai pasal 174 KUHAP untuk menahan saksi Oscar. Sebab, keterangan Oscar di persidangan berbeda dengan yang ada di lapangan,’’ kata Jeverson sebelum sidang lokasi di RSJ Ratumbuysang berakhir sekitar pukul 14.45 Wita.

Diketahui saat pertama kali diperiksa sebagai ahli pada Senin (7/5/2018), Oscar mengubah keterangannya di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tentang hasil hitungan Kolom 350 H Beam Lantai 2. Saat itu dinyatakan nol (0) atau tidak dikerjakan sama sekali sehingga ada selisih nilai Rp 200 Juta.

Namun saat dikonfirmasi Jeverson di hadapan Majelis Hakim, Oscar kala itu mengakui bahwa perkuatan tersebut terpasang, sehingga nilai kerugian Rp 200 Juta dari pekerjaan harus dikurangi dari total Rp 2,3 Miliar sehingga tersisa Rp 2,1 Miliar.

Pada sidang lanjutan yang digelar Rabu (16/5/2018), Oscar yang dihadirkan untuk kedua kalinya dalam sidang sebagai ahli menarik lagi keterangannya dalam sidang sebelumnya.

Oscar mengubah lagi keterangannya dan menyatakan bertetap pada keterangannya sesuai BAP yang menyatakan hasil hitungan Kolom 350 H Beam tetap nol.

Saat digelar sidang lokasi pada hari Jumat sesuai permintaan kuasa hukum terdakwa, karena keterangan ahli dinilai plin plan dan selalu berubah,

Oscar tak bisa menunjukkan selisih hitungan tiap titik, hanya menerangkan bahwa keseluruhan titik berjumlah 832.

Halaman
12
Penulis: Warsteff_Abisada
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved