Napiter Kerusuhan Mako Brimob Diperlakukan Khusus di Nusakambangan, Begini Perlakuannya!

Para napiter ini juga tidak diperkenankan bertemu siapapun sampai dengan mereka sadar apa yang dilakukan itu salah.

Napiter Kerusuhan Mako Brimob Diperlakukan Khusus di Nusakambangan, Begini Perlakuannya!
tribun
Napi terorisme keluar dari mako Brimob 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Dirjenpas Kemenkumham mengumumkan di tahun 2018 teroris bertambah dari tahun sebelumnya.

Dikutip dari tayangan Indonesia Lawyers Club, Sri Puguh Budi Utami selaku Dirjenpas Kemenkumham 
mengungkapkan data yang ada di Lapas Nusakambangan menunjukkan jumlah napiter bertambah pada Rabu (15/5/2018)

"Dan tahun inilah yang terbanyak sampai 435 orang yang kemarin dapat kiriman 155 satu bayi, satu bayi perempuan kemudian ditempatkan di 113 UPT," kata Sri Puguh.

w
Sri Puguh Budi Utami (Youtube)

 
Terhadap para napiter diberikan perlakuannya khusus.

"Ada perlakuan yang proporsional karena yang disentuh mindsetnya, pemahamanya, jadi tidak bisa disamakan dengan pidana umum.

Para napiter ini juga tidak diperkenankan bertemu siapapun sampai dengan mereka sadar apa yang dilakukan itu salah.

Kesadaran diri sangat penting karena teroris meruapakan tindak penyimpangan.

Pertama yang kita lakukan yaitu mengetahui rekam jejak, kategori apa, klasifikasi, dan karakter napiter.

Jika sudah diketahui semua napiter akan mulai dibina agar bisa berubah sikap.

Setelah berubah baru bisa dikembalikan ke masyarakat," tambah Sri Puguh.

Baca: Duh! Beredar Pesan Mitra Go-Food Disusupi ISIS dan Racuni Pesanan Pelanggan, Ini Klarifikasi Go-Jek

Halaman
12
Editor: Valdy Suak
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved