Inilah Hasil Lengkap Lomba Hapsa W/KI Sinode GMIM 2018

Komisi Wanita Kaum Ibu (W/KI) Sinode GMIM merilis hasil-hasil lomba Hari Persatuan (Hapsa) W/KI GMIM 2018

Inilah Hasil Lengkap Lomba Hapsa W/KI Sinode GMIM 2018
Komisi W/KI Sinode GMIM
Komisi W/KI Sinode GMIM dalam perayaan Hapsa di Winuri, Likupang 2, Minut 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Komisi Wanita Kaum Ibu (W/KI) Sinode GMIM merilis hasil-hasil lomba Hari Persatuan (Hapsa) W/KI GMIM 2018 yang berlangsung di Wilayah Likupan 2, Sabtu-Minggu (12-13/5). Komisi merilis 10 besar untuk masing-masing lomba, yakni gerak jalan, baca mazmur dan senam jantung sehat.

Untuk lomba gerak jalan, peraih nilai tertinggi ialah Tim W/KI GMIM Imanuel Pinokalan, Wilayah Bitung V dengan nilai 597, 08. Kemudian, juara kedua GMIM Petra Mahakeret, Wilayah Manado Sentrum (596, 95) dan juara ketiga GMIM Tesalonika Buyungon A Wilayah Amurang II (596, 60).

Sementara, untuk lomba baca mazmur, utusan GMIM Exodus Paniki II, Wilayah Mapanget menyabet juara satu dengan nilai 92. Juara kedua, utusan GMIM Bukit Karmel Batu Kota Wilayah Manado Barat Daya dengan nilai 90, 43 dan juara ketiga, GMIM Betesda Sagerat dengan nilai 89, 88.

Pada lomba senam jantung sehat, tim W/KI GMIM Imanuel Walian, Wilayah Tomohon IV meraih nilai tertinggi, 4.711. Menyusul kemudian di tempat kedua. Solagratia Rerewokan, Tondano dengan nilai 4.409 dan juara ketiga Sentrum Tondano dengan nilai 4. 205.

Ketua Komisi W/KI Sinode GMIM, Pnt Adriana Dondokambey didampingi Sekretaris Pnt Ir Miky J. Liow-Wenur mengatakan, hasil lomba diumumkan setelah diverifikasi bersama oleh Komisi W/KI Sinode GMIM, panitia dan juri.

Hal ini dilakukan sebagaimana penyelenggaraan Hapsa sebelumnya. “Mengingat misalnya jika ada peserta yang tak mengikuti pola baku dan aturan temu teknis,” ujar Adriana, Kamis (17/5).

Dondokambey bersama seluruh jajaran Komisi W/KI GMIM berterima kasih kepada seluruh anggota W/KI GMIM yang datang dari berbagai penjuru Minahasa merayakan Hapsa di Likupan 2.

Katanya, Hapsa menjadi momentum W/KI GMIM memperkokoh jatidiri dan integritas ibu-ibu Tuhan dalam menjawab panggilan pelayanan. W/KI GMIM harus menjadi tiang doa sekaligus pelayan keluarga.

“Kita jangan terjebak pada motivasi mencari juara tapi bagaimana mempererat persekutuan W/KI GMIM sehingga bisa membawa damai sejahtera dan menjadi kesaksiaan sekaligus pujian kepada Tuhan,” ujar Adriana.

Gerak Jalan 

Halaman
1234
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help