Bocah SMP Ini Halangi Bom Mobil Gereja Surabaya Hingga Tewas, Ayahanda 'Anakku Kepalanya Hancur'

Sosok bocah SMP Kelas 2 menjadi pahlawan cilik di peristiwa bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Pusat, Jalan Arjuna, Surabaya.

Bocah SMP Ini Halangi Bom Mobil Gereja Surabaya Hingga Tewas, Ayahanda 'Anakku Kepalanya Hancur'
Kolase tribunjakarta.com
Daniel dan Budi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SURABAYA - Sosok bocah SMP Kelas 2 menjadi pahlawan cilik di peristiwa bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Pusat, Jalan Arjuna, Surabaya.

Setiap hari sabtu dan minggu dia membantu ayahnya menjadi petugas parkir di gereja itu. Saat adanya ledakan bom, Daniel berada di lokasi kejadian.

Daniel dan Budi
Daniel dan Budi (Kolase tribunjakarta.com)

Ketika peristiwa terjadi, bocah berusia 15 tahun itu berusaha menghalangi mobil pelaku.

Mobil dengan merek Avanza itu memaksa masuk ke halaman gereja yang halamannya tidak luas.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan menyebutkan, bom yang meledak di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) merupakan bom mobil.

Dikutip TribunJakarta.com dari akun Youtube Najwa Shihab, Najwa Shihab mengunjungi kediaman Daniel Agung Putra Kusuma.

Ayah Daniel bernama Budi mengungkapkan kebingungannya ketika mengetahui bom ledakan.

Baca: Ditangkap Nonton F1 di China, Terpidana Korupsi Ini Kembalikan Uang Rp 87 Miliar ke Kas Negara

Baca: Pemprov Siapkan Rencana Pembangunan 6 Blok Rusun ASN

Baca: Tugu Bambu Runcing di Molibagu, Bukti Peristiwa Heroik Kesatuan Berani Mati pada 5 Januari 1946

"Kami nyari-nyari setelah bom itu. Akhirnya, membawa buku sama KK, jadi saya menuju ke sana. Ada yang korban cocok dengan DNA saya. Saya di sana sampai malam," paparnya.

Berdasarkan cerita saksi, menurut Budi, Daniel berusaha menghalangi mobil. "Jadi dia (Daniel-red) yang menghalang-halangi mobil itu," lanjutnya.

Budi mengungkapkan dirinya saat kejadian ada di belakang Gereja.

Halaman
123
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help