Korut Batalkan Pembicaraan Dengan Korsel dan Peringatkan Amerika Serikat, Ini Alasannya?

Sebelumnya, pada bulan Maret 2018, Presiden Trump mengejutkan dunia dengan menerima undangan untuk bertemu dengan Kim Jong Un.

Korut Batalkan Pembicaraan Dengan Korsel dan Peringatkan Amerika Serikat, Ini Alasannya?
KCNA/Reuters dan AFP Photo/Frederic J Brown
Kim Jong Un (kiri) dan Donald Trump (kanan). 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Korea Utara telah membatalkan perundingan tingkat tinggi hari Rabu dengan Korea Selatan karena marah atas latihan militer mereka bersama dengan AS.

Kantor berita resmi KCNA di Korea Utara mengatakan latihan itu adalah "provokasi" dan latihan untuk invasi.

Kejadian ini juga menjadi peringatan untuk AS atas nasib KTT bersejarah antara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump yang dijadwalkan untuk 12 Juni 2018 nanti di Singapura.

Sebelumnya, pada bulan Maret 2018, Presiden Trump mengejutkan dunia dengan menerima undangan untuk bertemu dengan Kim Jong Un.

"Kami berdua akan mencoba menjadikannya momen yang sangat spesial untuk Perdamaian Dunia!" tulis Presiden AS itu pada akun Twiternya seperti dilansir dari BBC.

Bahkan Departemen Luar Negeri AS mengatakan pihaknya terus mempersiapkan KTT antara Trump-Kim dengan sebaik mungkin.

Pertemuan lanjutan dengan Korea Selatan

Singkatnya, telah terjadwal pertemuan antara Korea Utara dengan Korea Selatan yang merupakan tindak lanjut dari pertemuan Tingkat Tinggi Korea yang diadakan pada tanggal 27 April 2018 silam.

Seperti disepekati pada awal pekan ini, direncanakan kedua negara bertetangga ini akan bertemu di Panmunjom, sebuah kompleks militer di zona demiliterisasi antara kedua negara yang sering disebut sebagai "kota gencatan senjata".

Masing-masing perwakilan telah merencanakan untuk membahas rincian lebih lanjut dari perjanjian yang telah mereka buat pada pertemuan bersejarah.

Halaman
123
Editor: Valdy Suak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help