Jelang Ramadan, Warga Manado Ziarah ke Pemakaman

Jelang Ramadan masyarakat Manado berdatangan ke TPU untuk berziarah mendoakan sanak-saudara yang telah meninggal dunia

Jelang Ramadan, Warga Manado Ziarah ke Pemakaman
TRIBUNMANADO/HERVIANSYAH
Jelang Ramadan masyarakat Manado berdatangan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) untuk berziarah mendoakan sanak-saudara yang telah meninggal dunia, seperti di TPU Banjer Kecamatan Tikala Manado. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Jelang Ramadan masyarakat Manado berdatangan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) untuk berziarah mendoakan sanak-saudara yang telah meninggal dunia, seperti di TPU Banjer Kecamatan Tikala Manado.

Hilir mudik warga berdatang bersama keluarga dengan membawa air mineral untuk berziarah dan bersih-bersih makam menjelang bulan suci ramadan. Mereka berkumpul di sisi-sisi makam.

"Saya pulang kerja langsung ke sini untuk mendoakan orang tua yang telah meninggal dunia," kata Dewi (34) warga Kecamatan Paal 2, Rabu (16/5/2018).

ziarah yang dilakukannya untuk membersihkan makam kedua orangtuanya dari rumput liar, sekaligus mendoakannya agar diterima di sisiNya. "Saya bacakan Surat Yasin yang ditujukan kepada almarhum ibu dan ayah saya," katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan Ani (24) warga Kecamatan Tikala yang juga berziarah mendoakan sanak-saudara.

"Saya rutin berziarah ke makam, untuk bersih-bersih dan mendoakan mereka yang telah berpulang menghadap Allah SWT," ungkapnya.

Hal yang sama juga terlihat di TPU Paal 2, yang terlibat banyak warga yang membersihkan kuburan keluarga mereka. Ada yang mencabut rumput dan alang-alang, memangkas cabang pohon di sekitar makam. Ada pula yang sekedar mengelap nisan dari debu dan lumut.

Setelah itu, barulah Surat Yasin dibaca, pahala ditunjukkan kepada mereka yang telah tiada.

Sinyo (61) warga Paal 2 mengungkapkan biasa dia datang untuk membantu bersih-bersih makam yang ada di TPU. "Sudah sejak 1997 saya melakukan ini," ungkapnya.

Biasanya warga yang kuburan keluarganya dibersihkan ada yang memberikannya uang ala kadarnya. "Tidak ada tarif. seikhlasnya," katanya.

Biasanya seminggu sebelum puasa ramadan warga mulai berdatangan untuk ke pemakaman melakukan ziarah.

Penulis: Herviansyah
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help