Facebook Tangguhkan 200 Aplikasi Nakal

Facebook mengumukan telah menangguhkan sekitar 200 aplikasi nakal yang diduga menyalahgunakan data personal penggunanya.

Facebook Tangguhkan 200 Aplikasi Nakal
ISTIMEWA
Ilustrasi Facebook 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Facebook mengumukan telah menangguhkan sekitar 200 aplikasi nakal yang diduga menyalahgunakan data personal penggunanya.

Aplikasi tersebut merupakan hasil audit yang dilakukan internal Facebook, setelah skandal Cambridge Analytica.

"Hingga hari ini, ada ribuan aplikasi telah diinvestigasi dan sekitar 200 aplikasi ditangguhkan," jelas Vice President of Product partnership Facebook, Ime Archibong, seperti dikutip Tribunmanado.co.id dari  KompasTekno, Rabu (16/5/2018).

Menurut bos Facebook, Mark Zuckerberg, proses audit telah dilakukan sejak 21 Maret lalu. Tak disebutkan berapa lama investigasi ini akan berlangsung, tapi menurut Archibong, menyisir semua aplikasi yang terindikasi menyalahgunakan data memerlukan banyak waktu.

"Kami punya banyak tim internal dan ahli eksternal yang bekerja keras untuk menginvestigasi aplikasi-aplikasi tersebut secepatnya", ujar Archibong.

Dua tahap

Archibong menyebut jika proses investigasi sedang berjalan dalam dua tahap.

Pertama, melakukan tinjauan komprehensif untuk mengidentifikasi setiap aplikasi yang telah mengakses data Facebook dalam jumlah besar.

"Kedua yang menjadi fokus kami adalah, kami akan membuat wawancara, membuat permintaan informasi (request for information/RFI), serta menunjukan hasil audit termasuk melakukan inspeksi di tempat," ujar Archibong.

Menurut Archibong, RFI yang dimaksud, akan menanyakan sejumlah detail pertanyaan, tentang aplikasi dan data yang telah diakses aplikasi ketiga.

Halaman
12
Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help