Home »

Video

(VIDEO) Mamah Muda Jual Diri, Posting Foto dan Video Seks Sadisme

Seorang mamah muda inisial NYM (32) berhasil ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang mamah muda inisial NYM (32) berhasil ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri di Tower Flamboyan Apartemen Kalibata City Jakarta Selatan. Penangkapan tersebut dilakukan pada Selasa, 23 Januari 2018 sekitar pukul 15.30 WIB.

NYM ditangkap karena mengunggah konten pornografi BDSM (Bondage, Discipline, Sadism and Masochism) melalui Twitter @Onenk_Lemot sejak tahun 2016 lalu.

"Tersangka ini tidak mengerti apa yang dimaksud dengan BDSM tapi pengertian yang bersangkutan hanya memberikan layanan yang dibutuhkan oleh pelanggan. Pelanggannya sudah cukup banyak karena memang yang bersangkutan sudah melakukan kegiatan ini dari tahun 2016. Walaupun pengakuan tersangka BDSM ini dilakukan mulai Februari 2017." Demikian keterangan Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol Dani Kustoni.

Menurut pengakuan tersangka, Single parents dua anak itu menawarkan jasa prostitusi dengan menggunakan akun media sosialnya.

Namun, seiring berjalannya waktu dan berbagai permintaan adegan dari pelanggannya, NYM akhirnya melayani BDSM.

"Terus ada permintaan tamu yang beda dan aku nggak tahu apa itu BDSM cuma disuruh begini begitu oh itu namanya BDSM. Tarifnya kalau yang biasa atau normal sekali main Rp 700.000 tapi kalau BDSM sedikit lebih mahal Rp 800.000," ujar NYM kepada wartawan di kantor Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Jatibaru Jakarta Pusat, Senin (14/5/2018).

Mulai dari tempat transaksi sampai adegan seksual BDSM dilakukannya bersama pelanggan dalam kamar 06AU Tower Flamboyan Apartemen Kalibata City Jakarta Selatan.

"Aku kan tinggal di apartemen sedangkan anak-anak sama mamah aku di rumah. Mereka tahunya aku karyawan swasta SPG kosmetik. Ini hanya sambilan doang,"

Adegan BDSM yang dilakukan tersangka dan pelanggannya yakni mengikat dengan tali jemuran, melakban seluruh tubuhnya, menginjak organ vital, memukul bagian pantat, meneteskan lilin ke organ vital, meminum air seni dan melumuri badan dengan kotoran serta masih banyak lagi adegan lainnya.

Kepada wartawan dan polisi tersangka NYM mengaku sudah tidak ingat jumlah pelanggannya. Bahkan, identitas pelanggan terakhirnya pun ia tidak bisa mengingatnya.

"Udah terlalu banyak, aku nggak ingat, yang terakhir aja udah nggak ingat, lupa namanya. Waktu itu belum main masih ngobrol-ngobrol udah diituin, ditangkap," kata NYM.

Dari penangkapan yang dilakukan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, ditemukan barang bukti berupa kondom, gunting, kartu ATM, rantai, penggaris, tepukan lalat, lilin, korek api, pakaian dalam, telepon genggam, lakban hingga tali jemuran.

"Tersangka dikenakan pasal 29 Jo Pasal 4 ayat 1 dan atau pasal 30 Jo pasal 4 ayat 2 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dan atau pasal 45 ayat 1 Jo pasal 27 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ancaman pidana penjara paling sedikit 6 bulan dan paling lama 12 tahun," imbuh Kombes Pol Dani Kustoni. 

Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help