Pendataan Warga Mengantisipasi Ajaran Radikalisme, Eman Ajak Warga Jangan Terprofokasi

Wali Kota Tomohon, Jimmy Eman mengatakan agar masyarakat dapat memahami dengan adanya kejadian yang beredar di Media maka janganlah terprovokasi

Pendataan Warga Mengantisipasi Ajaran Radikalisme, Eman Ajak Warga Jangan Terprofokasi
TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI
Satuan Intelkam Polres Tomohon dan Bhabinkamtibmas bersama Pemerintah Kota Tomohon melakukan sidak dan pendataan kepada warga penghuni asrama 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti

TOMOHON, TRIBUNMANADO.CO.ID - Satuan Intelkam Polres Tomohon dan Bhabinkamtibmas bersama Pemerintah Kota Tomohon melakukan sidak dan pendataan kepada warga penghuni asrama yang ada di Kota Tomohon, sejak Kemarin hingga, Selasa (15/5/2018), pendataan dilakukan, seperti pendataan dilakukan di asrama-asrama yang berada di kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah.

Kapolres Tomohon, AKBP I Ketut Agus Kusmayadi mengatakan, pendataan ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi gerakan radikalisme di Kota Tomohon.

"Saya sudah perintahkan kepada semua jajaran Polsek agar lakukan pendataan dan jangan di tunda untuk mengantisipasi gerakan yang dapat menciptakan kekacauan di wilayah hukum polres tomohon," kata Kusmayadi.

Kelurahan matani satu, Wisye Lomboan mengatakan terdapat perguruan tinggi yang sudah sejak lama di huni oleh pendatang dari luar daerah dalam rangka menimba ilmu di perguruan tinggi yang ada, maka tidak menutup kemungkinan ada penyusup yang mengambil kesempatan dalam situasi yang berkembang di negara kita.

Kapolres dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa Pelaksanaan kegiatan pendataan dan pemeriksaan di tempat -tempat kost bertujuan untuk memberikan pembinaan dan mengingatkan kepada pemilik Kost agar benar banar memastikan dengan keberadaan penghuni kostnya, pantau dan awasi jika kemudian ada hal yang tidak biasanya, segeralah melaporkan kepada pemerintah setempat atau ke pihak kami.

Sementara Wali Kota Tomohon, Jimmy Eman mengatakan agar masyarakat dapat memahami dengan adanya kejadian-kejadian yang sudah beredar di Media cetak/Elektronik yang sengaja ingin membuat negara kita darurat, maka janganlah terprovokasi dengan apa yang kalian saksikan dalam informasi apapun, Negara dalam hal ini tetap teguh dalam prinsip UUD bahwa akan melindungi segenap kehidupan masyarakatnya.

"Jangan mudah terprovokasi dan diharapkan jangan menyebarkan foto-foto di medsos pada kejadian bom yang terjadi di surabaya," kata Eman.

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help