Kronologi Pembobolan Kartu Kredit oleh Sejumlah Wanita di Solo

"Enam pelaku ini menggunakan kartu kredit yang bukan miliknya lalu membelanjakan berbagai barang di tiga lokasi,"

Kronologi Pembobolan Kartu Kredit oleh Sejumlah Wanita di Solo
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Para pelaku dihadirkan di Mapolsek Laweyan, Solo, Senin (14/5/2018) siang.  

TRIBUNMANADO.CO.ID -- Enam pembobol kartu kredit milik FF (34), warga Kampung Baron Gede RT04 RW01, Panularan, Laweyan, Solo, telah ditangkap.

Di antara enam pelaku, empat di antaranya adalah perempuan, yakni VTA (20) warga Sukoharjo, LS (20) warga Boyolali, ERA (24) warga Jakarta dan RTA (19) warga Sukoharjo.

Dua pelaku merupakan laki-laki, meliputi DN (26), warga Sukoharjo, dan FR (31), warga Sukoharjo.

"Enam pelaku ini menggunakan kartu kredit yang bukan miliknya lalu membelanjakan berbagai barang di tiga lokasi," kata Kapolsek Laweyan, Kompol Santoso, di Mapolsek Laweyan pada Senin (14/5/2018) siang.

Peristiwa bermula saat VTA menemukan sebuah kartu dari Bank BCA di dalam toko Cindy Yayang, Solo Square, tempat kerjanya pada 6 Mei 2018 lalu.

Lalu ia memberikannya kepada RTA yang merupakan kasir di toko setempat.

RTA lalu mencoba menggunakan kartu tersebut untuk membeli headset seharga Rp 85 ribu di tokonya.

"Ternyata kartu kredit tersebut bisa digunakan setelah pelaku melakukan tanda tangan di mesin gesek,” jelas Kapolsek.

Kemudian, RTA meminta VTA berbelanja barang lagi seperti tas ransel, bando, dompet, earphone, dan lainnya dengan total pembelian senilai Rp 924.000.

Selanjutnya, bersama RTA, LS, dan ERA, berbelanja kosmetik, baju dalam, dan perlengkapan perempuan lainnya di Luwes di Kartasura, Sukoharjo dengan total pembelian barang senilai Rp 293.000.

Halaman
12
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved