Antusias Untuk Kartu Nelayan di Manado Lesu, Markus Tak Tahu Fungsinya

Markus, mengaku tak tahu dengan program kartu nelayan yang merupakan penghargaan pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan

Antusias Untuk Kartu Nelayan di Manado Lesu, Markus Tak Tahu Fungsinya
TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN
Nelayan di Kota Manado 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Antusias nelayan Kota Manado membuat kartu nelayan lesu.

Data terakhir menunjukkan, dari total 6.912, hanya 800 nelayan yang membuat kartu nelayan ini.

Markus, nelayan di Malalayang mengaku tak tahu dengan program ini.

Ia tak tahu jika harus membuat kartu nelayan, apalagi peruntukkannya.

"Saya tak tahu," ucapnya nelayan konvensional ini.

Nelayan lainnya di kawasan Sindulang juga demikian.

Ia merasa tak perlu membuat kartu nelayan. Ia tampak masa bodoh dengan program tersebut.

Baginya yang penting hasil ikan melimpah.

Padahal kartu nelayan merupakan wujud penghargaan pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan terhadap profesi nelayan dengan dikeluarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 16 Tahun 2016.

Penerbitan kartu nelayan dapat menjadi instrumen bagi Dinas Pertanian, Kelautan dan Peternakan Perikanan, KKP dan kementerian atau lembaga pemerintah saat memberikan pembinaan dan bantuan penguatan usaha kepada nelayan sehingga lebih tepat sasaran.

Kepala DPKP Kota Manado, Nofie Talumewo melalui Kepala Bidang Perikanan, Billy Watuseke mengakui lesunya antusiasias nelayan Manado membuat kartu ini.

"DPKP hanya memfasilitasi nelayan membuat kartu ini, namun tergantung nelayan mau urus atau tidak. Tapi kami tetap berupaya agar mereka membuat kartu," ujar Billy.

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved