Mitos atau Fakta, Konsumsi Kedelai Bisa Sebabkan Kanker Payudara?

Kedelai adalah salah satu jenis kacang-kacangan yang memiliki banyak manfaat.

Mitos atau Fakta, Konsumsi Kedelai Bisa Sebabkan Kanker Payudara?
Bibit Bunga
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kedelai adalah salah satu jenis kacang-kacangan yang memiliki banyak manfaat.

Bahkan di Indonesia kedelai telah menjadi menu sehari-hari dan banyak diolah menjadi tempe dan tahu.

Namun ada pendapat mengatakan, bahwa konsumsi kedelai bisa sebabkan kanker payudara.

Dilansir Grid.ID dari laman Prevention, hampir setiap orang telah mendengar, bahwa konsumsi kedelai dapat meningkatkan kadar esterogen.

Sebuah studi yang dilakukan pada seekor tikus tahun 1998 menunjukkan, bahwa isoflavone yang serupa dengan esterogen sebabkan tumor payudara tumbuh.

Begitulah kata seorang direktur di Soy Nutrition Institute, Mark Messina, PhD.

Hal ini membuat para ahli khawatir, jika tumor itu akan tumbuh menjadi kanker.

Namun, hal itu terbukti tidak masuk akal.

Beberapa penelitian lebih lanjut telah melihat pengaruh makan kedelai pada kanker payudara dan menemukan bahwa konsumsi kedelai justru dapat meningkatkan kualitas hidup.

Tak hanya itu, kedelai juga mampu mengurangi kekambuhan pada penderita kanker.

American Cancer Society dan American Institute for Cancer Research mengatakan, bahwa pasien kanker payudara justru disarankan untuk konsumsi kedelai.

Hal ini bertujuan untuk menurunkan risiko kekambuhannya. (*)

Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help