Pnt Jew Adrian: Pemuda GMIST Harus Terdepan Tolak Hoax

Pnt Jew Adrian mengajak segenap anak muda untuk menolak berita-berita hoax, karena hoax merupakan salah satu alat memecah persatuan dan kesatuan

Pnt Jew Adrian: Pemuda GMIST Harus Terdepan Tolak Hoax
Ist
Pnt Jew Adrian 

Laporan Wartawan Tribun Manado Jhonly Kaletuang

TAHUNA, TRIBUNMANADO.CO.ID -- Banyaknya informasi-informasi yang beredar dimasyarakat kebenarannya tidak dapat dipertanggung jawabkan, dipandang oleh Ketua Pemuda GMIST Pnt Jew Adrian perlu disikapi, karena akan menjadi hoax.

Olehnya sebagai ketua pemuda GMIST mengajak segenap anak muda untuk menolak berita-berita hoax.

"Saat ini penyebaran berita-barita hoax sudah sangat luar biasa, oleh karena ini perlu ada ketegasan dari kita pemuda untuk tidak muda percaya dan tidak menyebarkannya. Apalagi saat ini hoax merupakan salah satu alat memecah persatuan dan kesatuan," ungkap Adrian, Jumat (11/5).

Lanjut dia, apalagi sebagai pemuda gereja yang memiliki pengetahuan tentunya harus memilih mana berita yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya atau hanya opini yang di ciptakan.

"Sebab penyebaran berita-berita hoax sudah skala nasional, jadi memang perlunya kroscek kembali informasi dari sumber-sumber yang jelas," lanjutnya.

Sementara itu juga, di wilayah pelayanan GMIST ada Kabupaten Sitaro yang bakal gelar pilkada, maka dari itu Adrian meminta pemuda gereja menjadi pelopor untuk menolak setiap berita-berita yang mengandung hoax.

"Apalagi daerah yang sedang dalam tahapan pilkada, berita-berita hoax cukup jadi senjata untuk menjatuhkan lawan politik, jadi pemuda GMIST harus tampil terdepan menolak informasi hoax," lanjutnya lagi.

Bahkan katanya lagi, ketika terbukti menyebarkan informasi yang tidak jelas, maka ada hukum yang menjerat.

Terpisah, Renaldi Damasar Sekretaris Pemuda GMIST Oikumene Lesabe sangat mendukung, pemuda GMIST harus jadi pelopor tolak berita-berita hoax.

"Pemuda GMIST harus menjadi yang terdepan dalam menolak berita hoax, karena ditangan pemuda ada harapan bangsa dan negara," akhirnya.

Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved