TERUNGKAP! Pengakuan Rully Tentang Sosok Wanita Kesurupan yang Buat Sibuk Semalaman Ribuan Orang

Anggota Polres Minahasa tersebut sempat bersama-sama masyarakat mencari Rully ketika diinformasikan telah hilang.

TERUNGKAP! Pengakuan Rully Tentang Sosok Wanita Kesurupan yang Buat Sibuk Semalaman Ribuan Orang
Kolose 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Rully Harun (20) mengaku tak pernah kenal dengan sosok wanita yang kerasukan saat informasi soal dirinya menghilang telah menyebar.

"Saya tak kenal dengan wanita yang kerasukan yang menyebut saya berada di kusu-kusu. Bertemu dengannya pun saya tak pernah," kata Rully di Mapolres Minahasa Utara, Rabu (9/5/2018).

Tak hanya tak kenal dengan wanita yang kerasukan, orang yang bertanya dan merekam wanita yang kerasukan pun tak diketahuinya.

"Saya tak tahu siapa yang merekam dan bertanya kepada wanita kerasukan itu. Makanya, setelah masalah ini selesai, saya akan mencari tahu siapa yang merekam, apakah teman-teman saya atau bukan. Intinya saya tak pernah kenal apalagi meminta mereka untuk kerasukan dan menyatakan saya ada di kusu-kusu," ungkap Rully.

Ia mengatakan, hanya melakukan voice note bahwa dirinya telah dirampok dan mengirimkan rekamamnya ke grup ojek online pada Minggu (6/5/2018) sekitar pukul 04.56 Wita.

"Saya memang merekayasa cerita bahwa saya telah dirampok dan mengirimkan cerita itu ke grup ojek on line. Tapi, saya tidak tahu siapa yang membagikan cerita dalam voice note itu ke media sosial sehingga saya dikira telah benar-benar dirampok dan hilang. Sebab, setelah voice note, hand phone sudah saya matikan, dan tak pernah mengubungi siapapun. Sampai sekarang pun hand phone saya belum diaktifkan, sebab ada di bagasi motor yang sementara dibawa dari Gorontalo ke Polres Minahasa Utara," jelasnya.

Rully menuturkan, bahwa dirinya baru mengetahui ada wanita yang kerasukan dan menyebutnya ada di kusu-kusu seputara Jalan SBY setelah diperlihatkan video di facebook oleh kakak sepupunya di mobil saat perjalanan dari Isimu ke Polda Gorontalo.

"Jadi video soal tanta yang kerasukan itu, baru saya lihat pada hari Senin (7/5/2018) sekitar pukul 09.00 Wita. Jadi, saya kaget sebab dalam video itu dinyatakan saya ada di kusu-kusu, pada hal saya ada di Gorontalo dan masih hidup," ungkapnya.

Rully mengatakan, maksudnya ke Gorontalo sebenarnya hanya untuk mengantar uang untuk membeli susu ke anak laki-lakinya yang baru berumur 2 tahun. Tapi, karena bingung uangnya tak cukup, sebab harus membayar cicilan sepeda motor Rp 900 Ribu dan hand phone Rp 650 Ribu, maka ia pun berbohong bahwa dirinya telah dirampok.

"Saat tiba di rumah istri saya di Bualemo Gorontalo, uang untuk membeli susu anak saya sekitar Rp 400 Ribu langsung saya berikan," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: Warsteff_Abisada
Editor: Valdy Suak
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help