Ekspor Pala Sulut Sebagian Besar ke Eropa

Ekspor komoditas pala Sulawesi Utara (Sulut) sebagian besar diekspor ke negara Uni Eropa. Hal tersebut karena potensinya yang cukup besar.

Ekspor Pala Sulut Sebagian Besar ke Eropa
TRIBUNMANADO/HERVIANSYAH

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Ekspor komoditas pala Sulawesi Utara (Sulut) sebagian besar diekspor ke negara Uni Eropa. Hal tersebut karena potensinya yang cukup besar, Rabu (9/5/2018).

"Komoditas pala asal Sulut sekitar 70-80 persen diekspor ke Uni Eropa," ujar Pimpinan PT Gunung Intan Permata Debora Manueke,

Debora menambahkan konsumsi rempah-rempah asal Indonesia di Uni Eropa cukup tinggi. Oleh karena itu jangan sampai disia-siakan kesempatan ini. "Karena negara Uni Eropa tidak bisa memproduksi pala," ungkapnya.

Konsumsi komoditas pala di negara Uni Eropa seperti Italia, Belanda, Jerman sangat tinggi, meskipun harga berfluktuasi tapi volume tetap stabil. Sehingga, katanya, potensi ini dimanfaatkan oleh pengekspor Sulut untuk meningkatkan pengiriman produk tersebut ke Eropa.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Darwin Muksin mengatakan komoditas pala yang diekspor ke Eropa yakni biji pala dan bunga pala.

Komoditas pala asal Sulut yang paling diminati Uni Eropa yakni berasal dari Kabupaten Kepulauan Sitaro yang biasa dikenal dengan nama "pala siau".

Sampai dengan saat ini pemerintah akan terus memfasilitasi para pengekspor baik syarat maupun pengurusan berkas kelengkapan kegiatan ekspor.

Pada 2017 Sulut mengekspor komoditas pala ke delapan negara sebanyak 582.780 ton dengan sumbangan devisa bagi negara sebesar 4,314 juta dolar AS. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan pada 2018.

Penulis: Herviansyah
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved