DRIVER GRAB HILANG

Polres Minut Bakal Proses Oknum Penyebar Hoaks tentang Rully Harun

Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael mengatakan siapapun yang memberikan informasi palsu akan dikenakan pidana.

Polres Minut Bakal Proses Oknum Penyebar Hoaks tentang Rully Harun
TRIBUN MANADO/HANDHIKA DAWANGI/ALPEN MARTINUS
(Kolase) Kapolres Minahasa Utara (Minut) AKBP Alfaris Pattiwael dan Rully Harun bersama orangtua. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kapolres Minahasa Utara (Minut) AKBP Alfaris Pattiwael menegaskan bahwa kejadian yang menghebohkan masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) terkait seorang Driver Grab, Rully Harun, meninggal dunia karena dianiaya hingga hilang itu tidak benar.

"Kejadian yang heboh itu, sementara kami simpulkan tidak benar. Yang bersangkutan masih dalam keadaan hidup selamat, sehat walafiat. Tim kami sudah menjemput dia di Gorontalo dan sedang melakukan pemeriksaan intensif di Minahasa Utara," ujar kapolres, Selasa (8/5/2018) saat ditemui di Mapolresta Manado saat menghadiri peresmian Ruang SPKT Polresta Manado.

Kapolres kemudian mengimbau kepada masyarakat agar memastikan terlebih dahulu informasi yang diterima di media sosial.

"Jangan mudah kita terpecah dengan informasi yang belum kita tahu kebenarannya. Mari kita pergunakan media sosial dengan bijak," ujar kapolres Minut.

Kapolres Minut kemudian mengatakan pada saat Rully dikabarkan hilang, pihaknya sudah mengetahui keberadaan Rully.

Baca: Ini Pengakuan Rully, Driver Online yang Sempat Dikabarkan Hilang

Baca: Terkait Kasus Rully, Para Driver Online ke Polres Minut Demi Kebenaran Ceritanya dari Polisi

Baca: (FOTO) 6 Foto Pencarian Driver Online yang Hilang Misterius

"Waktu itu, bisa kita ketahui yang bersangkutan pada pukul 23.00 Wita berada di Inobonto. Itu kita dapatkan karena melacak nomor telepon yang bersangkutan," ujar kapolres.

Lanjut kapolres, untuk selanjutnya mengenai adanya penganiayaan belum bisa dibuktikan.

"Artinya bahwa kalaupun dia mematikan nomor telepon karena ada tindak penganiayaan kepada yang bersangkutan, kami belum bisa buktikan. Karena kami mengetahui nomor telepon yang bersangkutan berada di Inobonto. Setelah adanya kerjasama Polres Minut, Polda Sulut, Polresta Manado, dan Polda Gorontalo kemudian kami bisa mengetahui keberadaannya dan menjemput yang bersangkutan," ujar kapolres.

Polres Minut masih mempelajari apa motif Rully melakukannya.

"Kita masih mempelajari apa motif dan modus operandi sehingga yang bersangkutan melakukan hal tersebut. Dia .emberikan informasi dia diancam dianiaya, dan ada juga memberikan info tentang kehilangan. Kita sementara mendalami untuk konstruksi permasalahan pidana yang mungkin dilanggar oleh yang bersangkutan," ujar kapolres.

Halaman
1234
Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help