Kemendag Permudah Eksportir Melalui Inatrims

Kementerian Perdagangan RI mempermudah eksportir di Sulut untuk melakukan ekspor melalui Technical Regulations Information Management System

Kemendag Permudah Eksportir Melalui Inatrims
TRIBUNMANADO/HERVIANSYAH
Kementerian Perdagangan RI mempermudah eksportir di Sulawesi Utara (Sulut) untuk melakukan ekspor 

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kementerian Perdagangan RI mempermudah eksportir di Sulawesi Utara (Sulut) untuk melakukan ekspor melalui Technical Regulations Information Management System (Inatrims), khususnya di Uni Eropa.

"Eksportir di Sulut bisa memanfaatkan Inatrims, yang merupakan portal informasi terkait persyaratan teknis seperti mutu produk dan perizinan yang diterapkan oleh negara-negara tujuan ekspor," ujar Kepala Subdirektorat Bimbingan dan Sarana Mutu Kemendag Donny Adityawarman saat melakukan Sosialisasi, Selasa (8/5/2018).

Inatrims memberikan panduan bagaimana standar mutu Uni Eropa agar dapat dipenuhi oleh eksportir, sehingga pada saat melakukan pengiriman tidak ditolak.

dapat sesuai dengan pasar Uni Eropa guna menghindari ditolaknya beberapa produk Indonesia di Uni Eropa.

Saat ini Kemendag sebagai koordinator pengelola situs Inatrims, sedangkan penyediaan informasi terkait produk dan komoditi akan dibantu oleh Kementerian Perindustrian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertanian, Badan Standarisasi Nasional, Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Pusat Penelitian Kalibrasi, Instrumentasi dan Metereologi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (KIM-LIPI).

Selain itu Inatrims adalah bagian dari Trade Support Programe II (TSP II), untuk meningkatkan akses Indonesia ke berbagai pasar ekspor, yang untuk tahap awal difokuskan kepada pasar Uni Eropa.

Inatrims menyediakan informasi beberapa jenis produk utama yang memiliki nilai ekspor tinggi seperti kopi, produk otomotif, alas kaki, minyak kelapa sawit, udang, kakao, elektronik, hasil hutan, karet, dan tekstil.

Kepala Sub Direktorat Pemetaan dan Akses Pasar Luar Negeri Direktorat Pemasaran Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Jaya wijaya Sulawesi Utara (Sulut) menjadi provinsi masuk 10 besar pengekspor produk perikanan ke berbagai negara di dunia.

Mutu dan keamanan hasil perikanan diatur melalui PP Nomor 57 Tahun 2015 tentang sistem program perikanan dan keamanan hasil perikanan serta peningkatan nilai tambah perikanan.

Sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan adalah upaya pencegahan dan pengendalian yang harus diperhatikan dan dilakukan sejak reproduksi sampai dengan pendistribusian untuk menghasilkan perikanan yang bermutu dsn aman bagi kesehatan.

Untuk itu eksportir harus memenuhi prasyarat dari negara tujuan, sehingga produknya bisa diterima di negara tersebut.

Penulis: Herviansyah
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help