Cerita Siswa SD di Perbatasan Kotamobagu-Bolmong pada Hardiknas 2018

Cerita Siswa SD diperbatasan Kabupaten Bolmong dan Kotamobagu, dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional

Cerita Siswa SD di Perbatasan Kotamobagu-Bolmong pada Hardiknas 2018
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Andre Sistodikromo (11) siswa kelas VI SD Negeri Sia bersama teman-temannya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Cerita Siswa Sekolah Dasar (SD) diperbatasan Kabupaten Bolmong dan Kotamobagu, dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Rabu (2/5/2018).

Andre Sistodikromo (11) siswa kelas VI SD Negeri Sia, mengatakan, jumlah murid di kelas ujian hanya lima orang.

"Di kelas hanya ada lima orang. Tiap kenaikan kelas selalu bergantian menjadi juara. Pastinya masuk lima besar," ujar Andre Sistodikromo.

Kata dia, masih banyak kekurangan di sekolah ini seperti buku, alat olahraga serta fasilitas lainnya.

Amatan tribunmanado.co.id , di Sekolah Negeri Sia, para murid sibuk mempersiapkan meja serta kursi untuk ujian nasional nantinya. Andre bersama empat temannya sibuk membersihkan lantai.

Andre yang mengenakan kaos serta celana pendek warna merah bersemagat membantu guru.

"Kami mempersiapkan sendiri meja dan kursi, sebab kalau bukan kami siapa lagi," ujar dia lagi.

Guru Sekolah SD Negeri Sia, Yesly Tagel mengatakan, total jumlah murid dari kelas 1 sampai 6 sebanyak 24 orang.

Kelas 1 ada satu orang, kelas 2 satu orang, kelas 3 dua orang, kelas 4 delapan orang, kelas lima 7 murid dan kelas 6 lima siswa.

"Kurangnya tenaga guru di Sekolah Dasar serta fasilitas lainnya," ujar Yesly Tagel.

Ia menambahkan, kurangnya murid, karena kurangnya jumlah penduduk di desa Sia.

Penulis: Vendi Lera
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help