Perusahaan di China Awasi Otak Pegawainya demi Efisiensi Kerja

Para pekerja itu menggunakan helm pemantau gelombang otak.Komputer menggunakan algoritma kecerdasan buatan yang bisa mendeteksi lonjakan emosional.

Perusahaan di China Awasi Otak Pegawainya demi Efisiensi Kerja
afp
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perusahaan di China mencoba mengontrol otak pegawainya untuk efisiensi kerja.

Ya, benar-benar mengawasi otak secara harafiah melalui perangkat yang dikenakan karyawan.

Para pekerja itu menggunakan helm pemantau gelombang otak. Perangkat itu akan mengirimkan informasi ke komputer.

Komputer tersebut menggunakan algoritma kecerdasan buatan yang bisa mendeteksi lonjakan emosional.

Dengan kata lain, perangkat itu akan mengenali kondisi depresi, kecemasan, atau pun kemarahan.

Demikian diberitan New York Post yang mengutip laporan South Morning Post.

'Teknologi Orwellian' ini digunakan karyawan pabrik dan pekerja di perusahaan listrik negara Zhejian.

Perusahaan ini memiliki 40 ribu karyawan yang mengelola pasokan listrik ke rumah dan bisnis di seluruh provinsi Hangzhou.

Keuntungan perusahaan telah meningkat sekitar $ 315 juta sejak menerapkan helm pengawas ini pada tahun 2014.

Proyek pemantauan otak yang didanai pemerintah ini disebut Neuro Cap. Program ini telah berlaku di puluhan pabrik.

Halaman
12
Penulis: Edi Sukasah
Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help