Kiki Dianiaya dengan Panah Wayer, Tim Paniki Tangkap Pelakunya

Tim Paniki Rimbas Dua Polresta Manado, menangkap seorang lelaki yang melakukan penganiayaan dengan panah wayer.

Kiki Dianiaya dengan Panah Wayer, Tim Paniki Tangkap Pelakunya
ISTIMEWA
Tim Paniki Rimbas Dua menangkap seorang lelaki yang melakukan penganiayaan dengan panah wayer.

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tim Paniki Rimbas Dua Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado, Selasa (1/5/2018) pukul 04.00 Wita menangkap seorang lelaki yang melakukan penganiayaan dengan panah wayer.

Lelaki tersebut berinisial RK (19) warga Kelurahan Molas Kecamatan Bunaken Kota Manado.

Penangkapan oleh tim yang dipimpin oleh Aipda Joun Polii, dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP-B/38/IV/2018/Sek.Bnkn/Resta.Mdo/Sulut, yang dilaporkan korban, Senin (30/4/2018) malam.

Kiki Obis (30) warga Tumumpa II Lingkungan IV, Kecamatan Tuminting, Kota Manado menjadi korban penganiayaan dengan panah wayer. Kejadiannya Minggu (29/04/2018) malam.

Dalam pengakuannya Kiki mengatakan penganiayaan terhadap dirinya terjadi di Kelurahan Molas Lingkungan V, Kecamatan Bunaken, sekitar pukul 23.00 Wita.

Lelaki RK saat itu dalam keadaan mabuk lalu mendatangi dan mendorong korban.

Korban tak terima dengan perbuatan ini.

Tak sampai disitu lelaki RK kemudian mencabut panah wayer dan melontarkannya tepat ke punggung korban.

Setelah itu lelaki RK melarikan diri.

Aipda Joun Polii mengatakan setelah ditangkap, lelaki RK kemudian dibawa ke Mapolsek Bunaken.

“Pelaku telah kami serahkan ke Polsek Bunaken untuk diproses hukum lebih lanjut," ujar dia.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Manado Kombes FX Surya Kumara mengatakan sudah beberapa kali ditemukan ada yang membawa panah wayer.

"Dan itu langsung kita proses lanjut," ujar kapolresta. (Tribunmanado.co.id/Handhika Dawangi)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved