Pilpres 2019

Buruh Deklarasi Dukungan ke Prabowo di Pilpres 2019, Minta Teken Kontrak Politik Sepultura

Massa buruh yang yang berasal dari beberapa organisasi berkumpul di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Senin (1/5/2018).

Buruh Deklarasi Dukungan ke Prabowo di Pilpres 2019, Minta Teken Kontrak Politik Sepultura
TRIBUNNEWS
Massa buruh yang yang berasal dari beberapa organisasi berkumpul di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Senin (1/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Massa buruh yang yang berasal dari beberapa organisasi berkumpul di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Senin (1/5/2018).

Adapun elemen buruh yang hadir diantaranya Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia), Serikat Pekerja Nasional (SPN), dan Federasi sertikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Suasana unjuk rasa buruh di depan Istana Negara, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2015). Para buruh menolak PP No. 78 tahun 2015 tentang sistem pengupahan dan menuntut kenaikan upah sebesar 22% hingga 25% atau total upah menjadi Rp 4 juta di tahun 2016. 
Suasana unjuk rasa buruh di depan Istana Negara, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2015). Para buruh menolak PP No. 78 tahun 2015 tentang sistem pengupahan dan menuntut kenaikan upah sebesar 22% hingga 25% atau total upah menjadi Rp 4 juta di tahun 2016.  (TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN)

Direncanakan para buruh akan mendeklarasikan dukungan untuk Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, maju dalam pencalonan Presiden 2019.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal meminta kontrak politik terhadap Prabowo Subianto sebagai salah satu dukungan terhadap Prabowo sebagai calon presiden 2019.

"Saat deklarasi dukungan kepada Prabowo, akan kami minta untuk menandatangani kontrak politik terkait sepuluh tuntutan buruh dan rakyat atau Sepultura yang harus dipenuhi ketika menjadi Presiden," kata Said Iqbal di Jakarta, Selasa (1/5/2018).

Sepultura tersebut antara lain upah layak bagi buruh, buruh kasar dari luar negeri tidak boleh bekerja di Indonesia, tenaga dan guru honorer diangkat menjadi Pegawai Negeri, perumahan murah, dan transportasi murah.

Dia menegaskan bahwa kontrak politik itu sebagai bentuk komitmen Prabowo untuk memenuhi tuntutan para buruh ketika menang di Pilpres 2019 menjadi Presiden.

Berdasarkan pantauan Tribunnews.com, massa sudah mulai masuk ke dalam Istora Senayan sejak pukul 13.00 WIB.

"Mari semua massa aksi. Masuk ke Gedung kita akan peringati hari Buruh disini. Kita juga tunggu teman - teman kita yang masih aksi di depan Istana Negara," seru orator diatas mobil komando.

Pantauan , kondisi didalam gedung Istora Senayan pun sudah cukup dipadati oleh massa buruh.

Namun, belum tampak terlihat hadir Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Berkumpul di Istora Senayan, Buruh Deklarasi Dukungan Prabowo Maju Pilpres 2019, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/05/01/berkumpul-di-istora-senayan-buruh-deklarasi-dukungan-prabowo-maju-pilpres-2019.
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Malvyandie Haryadi

Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved