9 Wartawan Tewas, Termasuk Satu Reporter BBC Tewas dalam Serangan Bom di Afghanistan

BBC mengatakan satu wartawannya di Afganistan turut tewas dalam serangan di Provinsi Khost Timur.

9 Wartawan Tewas, Termasuk Satu Reporter BBC Tewas dalam Serangan Bom di Afghanistan
WAKIL KOHSAR/AFP
Warga beserta polisi menaikkan korban ledakan bom bunuh diri di Kabul, Afghanistan, ke ambulans Sabtu (27/1/2018). Serangan bom bunuh diri menggunakan ambulans yang dilakukan Taliban menewaskan 40 orang, dan melukai 140 orang. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNMANADO.CO.ID, KABUL - BBC mengatakan satu wartawannya di Afganistan turut tewas dalam serangan di Provinsi Khost Timur.
Korban Adalah Ahmad Shah (29), wartawan yang telah bekerja untuk biro Afghanistan selama lebih dari setahun.

"Dia adalah wartawan yang sangat matang yang dihormati dan populer diantara anggota tim."

Petugas keamanan Afghanistan berada di atap Hotel Intercontinental saat melawan kelompok pria bersenjata di Kabul, Minggu (21/1/2018).
Petugas keamanan Afghanistan berada di atap Hotel Intercontinental saat melawan kelompok pria bersenjata di Kabul, Minggu (21/1/2018). ((AFP/Wakil Kohsar))

BBC World Service Director Jamie Angus mengatakan adalah "kehilangan besar" dan mengirimkan belasungkawa kepada teman dan keluarga Ahmad Shah dan seluruh tim BBC Afghanistan.

"Kami akan melakukan semuanya yang kami mampu untuk mendukung keluarganya saat ini, yang sangat sulit."
Thalib Mangal, juru bicara untuk Gubernur propinsi di Khost, mengungkap Shah ditembak mati, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Ia tewas di hari yang sama, saat seorang pembom bunuh diri di ibukota, Kabul.
Setidaknya sembilan wartawan tewas dalam insiden tersebut. Kelompok ISIS mengaku bertanggung jawab di balik serangan bom bunuh diri tersebut.

Sementara itu menurut Menteri Pertahanan Rumania delapan pasukan Rumania terluka dalam serangan di Afghanistan selatan setelah ledakan menghantam kendaraan mereka di Provinsi Kandahar.

Mihai Fifor mengatakan kedelapan anggotanya terluka pada hari Senin (30/4/2018), ketika sebuah alat peledak meledak di kendaraan mereka.

Sebuah pernyataan dari NATO mengatakan serangan bom terjadi ketika terjadi ledakkan sebuah bom mobil di area yang padat penduduknya di distrik Daman.

Sebelumnya, pejabat Afghanistan mengatakan pengeboman menargetkan konvoi NATO dan menewaskan 11 anak di sekolah agama yang terletak dekat dengan pinggir jalan dari mana ledakan terjadi.
Setidaknya dilaporkan 16 orang terluka, termasuk Tentara NATO, Afghanistan sipil dan polisi.

Jenderal John Nicholson, Komandan NATO tegas mendukung misi dan mengatakan "pikiran dan doa kami untuk mereka yang terluka, dan terhadap warga Afghanistan tidak bersalah yang menjadi korban." (AP)

Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved