Pilpres 2019

PSI Geram Intimidasi Kelompok Politik Radikal, Janji Advokasi Lapor ke Polisi

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melaporkan aksi intimidasi terhadap seorang ibu dan anaknya, dalam acara Car Free Day

PSI Geram Intimidasi Kelompok Politik Radikal, Janji Advokasi Lapor ke Polisi
TRIBUNNEWS
Gerakan Nasional Jutaan Relawan Dukung Jokowi meluncurkan aplikasi app store bagi relawan dan aksi bersih-bersih sampah di Car Free Day Jalan MH Thamrin-Bundaran HI, Minggu (22/4/2018) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melaporkan aksi intimidasi terhadap seorang ibu dan anaknya, dalam acara Car Free Day (CFD), di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (29/4) kemarin.

Pelaporan ini dilakukan Dini Prabowo, salah satu juru bicara PSI ke Direktorat Reserse Kriminal Umum, Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (30/4/2018).

Perempuan yang juga lawyer di Jaringan Advokasi Rakyat Solidaritas ini mengecam segala bentuk tindak intimidasi, terutama terhadap perempuan dan anak.

“Tindakan kemarin adalah perbuatan pidana, tidak boleh dibiarkan apalagi di jadikan budaya dalam kontestasi politik. Ini persekusi. Begitu dibiarkan, akan diulangi lagi,” ujar Dini, ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (30/4/2018).

Dengan menyerahkan barang bukti video, ia melimpahkan laporan tersebut. Dia mengatakan, tindakan intimidasi itu melanggar pasal pasal 170 Kitab Hukum Undang-Undang Pidana (KUHP).

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP PSI, Isyana Bagoes Oka, menilai aksi pelaku sangat berlebihan dan tidak pantas.

Ia menyayangkan pelaku yang seolah tak memiliki hati nurani lantaran mengintimidasi seorang ibu dan anaknya hingga menangis.

“Apa pelaku tidak memiliki ibu? Bayangkan anak sampai menangis saat diintimidasi, kemana perginya nurani pelaku?" ujar Isyana.

"Dalam demokrasi perbedaan sikap politik mesti dihormati dan saling menghargai. Sehingga, kami (PSI) melaporkan dan meminta pihak kepolisian menindak tegas pelaku, agar menimbulkan efek jera," pungkasnya.

Halaman
12
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved