Pilpres 2019

Jokowi: Seandainya UU Memungkinkan, Jusuf Kalla yang Terbaik Jadi Cawapres

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab pertanyaan Najwa Shihab perihal nama Jusuf Kalla bial menjadi cawapres 2019.

Jokowi: Seandainya UU Memungkinkan, Jusuf Kalla yang Terbaik Jadi Cawapres
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla keluar dari Masjid Baiturrahim Komplek Istana Negara RI, Jakarta, usai melakukan ibadah Salat Jumat (24/10/2014). Ibadah Salat Jumat ini merupakan yang perdana bagi pasangan Jokowi-JK usai dilantik sebagai Presiden dan Wakil pada 20 Oktober lalu. 

 TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab pertanyaan Najwa Shihab perihal nama Jusuf Kalla bial menjadi cawapres 2019.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Youtube Najwa Shihab yang diunggah pada Rabu (25/4/2018).

Diketahui, beberapa tokoh dan ketua parpol sudah menyatakan siap menjadi cawapres Jokowi di Pilpres 2019.

Jokowi dan Jusuf Kalla
Jokowi dan Jusuf Kalla (tribunnews)

Diantaranya, Cak Imin, Airlangga Hartanto dan sejumlah tokoh yang lain.

Bahkan diantara mereka sudah memasang iklan di berbagai media massa dan memasang sejumlah baliho di tempat publik.

"Saya ingin menanyakan ke Pak Jokowi karena beberapa tokoh sudah menunjukkan keinginan untuk menjadi cawapres pak Jokowi, apakah manuver itu sesuatu yang dilakukan karena diminta atau keinginan sendiri," tanya Najwa.

Mendapatkan pertanyaan itu Jokowi membeberkan jika partai memiliki kebebasan.

"Partai itu punya kemerdekaan sendiri dalam rangka kepentingan politik, bahkan mereka juga boleh mencalonkan presiden sendiri, itu baik-baik aja," ujar Jokowi.

Setelah itu, perempuan yang kerap disapa Nana itu bertanya soal keuntungan.

"Jika sikap beberapa partai ingin menjadi cawapres bapak, sebenarnya siapa yang diuntungkan, Pak Jokowi atau mereka?"

Halaman
123
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved