7 Mei, Hakim PN Manado Periksa Lokasi RSJ Ratumbuysang

Sidang kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Ratumbuysang tahun 2015 digelar lagi

7 Mei, Hakim PN Manado Periksa Lokasi RSJ Ratumbuysang
TRIBUNMANADO/WARSTEF ABISADA
Sidang kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Ratumbuysang tahun 2015 digelar lagi di Pengadilan Tipikor Manado, Rabu (25/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Warstef Abisada

TRIBUNMANADO.CO.ID -- Sidang kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Ratumbuysang tahun 2015 digelar lagi di Pengadilan Tipikor Manado, Rabu (25/4/2018).

Tiga terdakwa yakni Jermina Tampemawa, Vanda Jocom, dan David Liando dihadirkan di ruang sidang oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bobby Ruswin.

Sebelum sidang dimulai, Ketua Majelis Halim Vincentius Banar SH MH mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan lokasi di RSJ Ratumbuysang pada 7 Mei 2018.

Baca: JPU akan Hadirkan 5 Saksi Lagi di Sidang Kasus RSJ Ratumbuysang

Baca: Jadi Saksi di Sidang Kasus RSJ Ratumbuysang, Suwatan Ungkap Fakta Mengejutkan

Baca: Jadi Saksi di Sidang RSJ Ratumbuysang, Peneliti Kontrak Justru Mengaku Tak Tahu Adendum Kontrak

"Pada hari Rabu, 7 Mei 2018 akan dilakukan pemeriksaan lokasi," kata Vincentius.

Pemeriksaan lokasi akan dilakukan Majelis Hakim bersama JPU Bobby Ruswin dan Pingkan Gerungan, serta kuasa hukum para terdakwa yakni Reinhard Mamalu, Jeferson Petonengan, dan Reinald Pangaila.

Biaya pembangunan RSJ Ratumbuysang.
Biaya pembangunan RSJ Ratumbuysang. (tribun manado)

Setelah sepakat melakukan pemeriksaan lokasi perkara, sidang pun dilanjutkan dengan menghadirkan Frank sebagai saksi fakta. Frank bekerja di PT Liando Beton Indonesia saat pembangunan rumah sakit tahap ke-2 dengan anggaran mencapai Rp 18 Miliar.

Halaman
12
Penulis: Warsteff_Abisada
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved