Pendidikan Pertama Catam Gelombang Satu 2018 Dibuka

Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Madsuni membuka secara resmi Pendidikan Catam gelombang I Tahun Anggaran 2018 di Rindam XIII/Mdk, Tomohon.

Pendidikan Pertama Catam Gelombang Satu 2018 Dibuka
ISTIMEWA/PENERANGAN KODAM XIII/MERDEKA
Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Madsuni membuka secara resmi Pendidikan Calon Tamtama (Catam) gelombang I Tahun Anggaran 2018 di Rindam XIII/Mdk, Tomohon, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII Merdeka Mayjen TNI Madsuni membuka secara resmi Pendidikan Calon Tamtama (Catam) gelombang I Tahun Anggaran 2018 di Rindam XIII/Mdk, Tomohon, Sulawesi Utara.

"Pembukaan dilaksanakan Senin 23 April 2018," ujar Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIII Merdeka Kolonel Inf Andi Suryadarman melalui Kasipensat Pendam XIII Mayor Inf Suwarno kepada TribunManado.co.id, Selasa (24/4/2018).

Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Madsuni dalam sambutannya mengatakan, Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang I TA 2018 ini diikuti oleh 183 Calon Tamtama yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi dan psikologi.

"Dengan demikian, para prajurit siswa yang berada di hadapan saya saat ini adalah pemuda-pemuda pilihan yang telah berhasil meraih peluang terhormat untuk dididik menjadi Prajurit TNI AD," ujar pangdam.

Pangdam mengatakan, pendidikan ini memiliki karakteristik Tri Pola Dasar Pendidikan, yakni memiliki sikap dan perilaku sebagai Prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit; memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan golongan Tamtama; serta memiliki Jasmani yang Samapta.

"Di sini, kalian akan dididik untuk mengubah cara berpikir, bersikap dan bertingkah laku, dari yang semula rakyat sipil menjadi seorang Prajurit Angkatan Darat yang disiplin, jago perang, jago tembak, jago beladiri dan memiliki fisik yang prima serta militan, bermental baja dan dapat diandalkan dalam berbagai medan pertempuran, baik pertempuran hutan maupun kota," ujar dia.

Oleh karena itu, laksanakan semua perintah dan instruksi dari para pelatih dengan sebaik-baiknya; patuhi setiap petunjuk dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab sebagai seorang Prajurit Siswa Dikmata TNI AD.

Pangdam berharap para calon tamtama dapat mengikuti seluruh tahapan materi pendidikan dengan disiplin yang tinggi dan komitmen terhadap pilihan menjadi seorang Prajurit Angkatan Darat, yang senantiasa konsisten mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI sebagai landasan pengabdian kepada bangsa dan negara.

"Betapa pun letih dan terbatasnya waktu, jangan sampai kalian meninggalkan atau melalaikan kewajiban untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan agama yang kalian yakini, karena ibadah adalah dasar dari moralitas prajurit yang baik," ujar pangdam.

Kepada para Pelatih dan Gumil, pangdam meminta agar menyampaikan materi pelajaran teori maupun praktek secara benar, gunakan metode pengajaran yang tepat dan mudah dipahami serta dapat dievaluasi guna membentuk figur Tamtama Angkatan Darat yang berkualitas.

Hadir dalam kesempatan ini, Danrem 131/Santiago, Wali kota Tomohon beserta Forkopimda; Danrindam, para Asisten dan Kabalak Dam XIII/ Merdeka;
Danyonmarhanlan Bitung Lantamal VIII, Dansecata Rindam XIII/Merdeka beserta Staf Pengajar, Guru Militer dan para Pelatih; Para Perwira, Bintara, Tamtama dan segenap undangan serta para Prajurit Siswa Secata TNI Angkatan Darat. (Tribunmanado.co.id/Handhika Dawangi)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help