UNBK Jadi Pengalaman Pertama Rahmawaty Latief

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) menjadi pengalaman pertama bagi Rahmawaty Latief.

UNBK Jadi Pengalaman Pertama Rahmawaty Latief
TRIBUN MANADO/DAVID MANEWUS
Rahmawaty Latief. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) menjadi pengalaman pertama bagi Rahmawaty Latief.

Siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kaidipang, Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, mengaku gugup pada awalnya.

"Waktu diumumkan bahwa angkatan tahun ini akan melaksanakan UNBK. Rasa gugup, kaget dan tegang," kata gadis kelahiran Gorontalo, 9 Juli 2003.

Anak dari Abdul Latief (alm) dan Fantri Paputungan merasa dikuatkan karena simulasi.

Guru-gurunya yang membantu dia.

"Simulasi itu semacam percobaan. Kami sudah merasa biasa dengan itu," kata anak tunggal itu.

Menurut penyuka ayam goreng dan susu itu, ada tiga tahap simulasi.

Itu lebih mempermudah mengikuti ujian.

"Di tiap tahap berbeda. Di tahap pertama kami dihadapkan pada suasana dan bertahap menuju ke lebih serius," ujar dara yang hobi baca buku itu.

Niken, sapaan akrab Rahmawaty berharap, bisa lulus ujian.

Ia berharap semua akan lebih baik di masa yang akan datang. (Tribunmanado.co.id/David Manewus)

Penulis: David_Manewus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved